PROBOLINGGO, BERITAKATA.id– Dibukanya ruas Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) secara fungsional dan gratis selama masa mudik Lebaran 2026 diantisipasi serius oleh Polres Probolinggo.
Polisi memprediksi akan terjadi lonjakan arus kendaraan di sejumlah titik krusial, terutama pada gerbang tol utama.
Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, mengungkapkan bahwa fokus pengamanan kini diarahkan pada pola pengaturan arus di Gerbang Tol (GT) Paiton, Kraksaan, dan Gending. Namun, perhatian paling serius tertuju pada GT Probolinggo Timur atau Exit Tol Leces.
“Kami memberikan atensi khusus di gerbang Leces. Prediksinya akan ada peningkatan kepadatan yang signifikan di sana karena gerbang ini menjadi titik temu kendaraan dari arah Lumajang dan Jember,” ujar Latif saat dihubungi, Minggu (15/3/2026).
Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di pintu-pintu keluar tol tersebut, Polres Probolinggo telah menyiapkan skema mitigasi dan menyiagakan personel di pos-pos strategis. Empat pos utama telah didirikan, yakni Pos Terpadu Kraksaan, Posyan Leces, serta Pospam Gending dan Pospam Paiton.
Tol Prosiwangi beroperasi secara fungsional terbatas mulai 14 hingga 29 Maret 2026. Operasionalnya dibatasi hanya pada pukul 06.00 hingga 16.00 WIB untuk mendukung kelancaran arus mudik.
Terkait prediksi kepadatan ini, Latif mengimbau para pemudik untuk tetap waspada dan tidak memaksakan diri jika terjebak antrean atau merasa lelah.
“Jika terjadi kepadatan atau pengendara merasa lelah, silakan manfaatkan pos-pos yang tersedia untuk beristirahat. Pastikan kondisi fisik dan kendaraan prima agar mudik tetap aman dan keluarga bahagia,” pungkasnya. ig/fa












