SOTK Kabupaten Probolinggo Dirombak: Bapenda Resmi Mandiri, Dua Dinas Digabung

Ketua pansus SOTK, Muchlis.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Panitia Khusus (Pansus) SOTK DPRD Kabupaten Probolinggo resmi memfinalisasi perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) bersama Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Rabu (25/2/2026).

Perombakan besar ini ditandai dengan pemisahan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dari BPKAD serta penggabungan empat dinas menjadi dua perangkat daerah.

Ketua Pansus SOTK DPRD Kabupaten Probolinggo, Muchlis, menegaskan bahwa keputusan ini telah disepakati bersama eksekutif. Selain pembentukan Bapenda, struktur baru akan menggabungkan Dinas Pertanian dengan Ketahanan Pangan, serta Dinas Perikanan dengan Dinas Peternakan.

Warning DPRD: Bapenda Jangan Jadi Beban Anggaran
Meski menyetujui pemisahan Bapenda, Muchlis memberikan peringatan keras kepada pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa kemandirian Bapenda wajib berbanding lurus dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), bukan justru menambah beban belanja pegawai tanpa hasil signifikan.

“Hati-hati, jangan sampai ketika dipisah justru PAD kita turun. Sudah bayar banyak pegawai, memisahkan OPD tapi tidak maksimal, itu tidak bagus. Kami minta Bupati dan Wakil Bupati betul-betul selektif memilih Kepala Bapenda,” tegas Muchlis.

DPRD juga melarang keras adanya kenaikan pajak pasca pembentukan Bapenda. Sebaliknya, Bapenda dituntut inovatif menciptakan objek pajak baru untuk mengaktifkan sumber PAD yang selama ini pasif.

Terkait penggabungan sejumlah dinas, legislatif mengingatkan agar proses restrukturisasi tidak mengorbankan kualitas pelayanan publik. Penggabungan sektor pertanian, ketahanan pangan, perikanan, dan peternakan harus murni untuk efektivitas birokrasi.

“Jangan sampai penggabungan ini mengganggu pelayanan masyarakat. Efektivitas harus jalan, tapi maksimalitas pelayanan tidak boleh berkurang,” tambahnya.

Perubahan SOTK ini dijadwalkan masuk dalam rapat paripurna pada 11 Maret 2026 mendatang. Setelah disahkan, eksekutif memiliki waktu untuk melakukan transisi dan penataan personel.

“Harapan kami, awal 2027 seluruh proses penggabungan dan pemisahan ini sudah rampung dan bisa langsung direalisasikan,” pungkas Muchlis. ig/fat/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *