Ketua PGRI Tegaskan Pembangunan Gedung PGRI Sesuai Keputusan Konferensi, Transparansi Dana Bisa Diakses Anggota

Para pekerja nampak mengerjakan proyek pembangunan gedung PGRI, Rabu (17/9/2025).

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Menanggapi pemberitaan terkait pembangunan Gedung PGRI Kabupaten Probolinggo di Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo, H. Asim, memberikan klarifikasi bahwa pembangunan tersebut merupakan keputusan resmi konferensi kerja organisasi sejak lima tahun lalu, bukan inisiatif sepihak pengurus.

“Pengadaan itu keputusan konferensi sejak lima tahun lalu, yang diperbarui setiap tahun dalam konferensi kerja PGRI,” jelasnya.

Asim menegaskan, anggapan bahwa PGRI tidak membutuhkan gedung dinilai kurang tepat.

Menurutnya, hampir seluruh PGRI di kabupaten/kota lain sudah memiliki sekretariat, bahkan organisasi kecil pun memiliki kantor.

“Apalagi guru yang jumlahnya besar, tentu wajar memiliki sekretariat sendiri. Semua kabupaten/kota sudah punya, sebagian besar dengan cara yang sama,” imbuhnya.

Terkait pendanaan, Asim menegaskan bahwa iuran Rp1 juta per guru merupakan hasil keputusan sidang komisi peserta konferensi kerja setiap tahun, yang kemudian ditindaklanjuti dengan surat keputusan.

Ia menambahkan, daftar penyumbang dan besarannya juga bisa diakses secara terbuka oleh seluruh anggota melalui tautan resmi yang disediakan pengurus.

“Anggota kita yang paham juga banyak. Kalau berita diambil hanya dari satu orang yang kurang memahami organisasi, tentu kurang berimbang,” tegasnya.

Soal progres pembangunan yang dianggap lambat, Asim menyebut bahwa hal itu disesuaikan dengan kemampuan dana yang masuk.

Ia juga meluruskan informasi terkait keberadaan dua pekerja saat media melakukan pemantauan di lokasi.

“Memang media datang ketika hari Minggu, ya tukang libur. Yang ada dua orang itu penjaga saja, sambil lembur,” ujarnya.

Asim menambahkan, pembangunan gedung PGRI ini membutuhkan dana lebih dari Rp10 miliar, sehingga pelaksanaannya tidak bisa instan.

Asim menegaskan kembali bahwa pembangunan gedung tersebut adalah program prioritas yang disepakati bersama, dilaksanakan bertahap sesuai kemampuan dana, serta terbuka bagi anggota untuk mengakses informasi mengenai sumber dan penggunaan dana. ig/fat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *