Kalah 0-4 dari Arema FC, RANS Nusantara Petik Pelajaran Berharga

Laga RANS Nusantara menghadapi Arema FC dalam League Cup 2026/27 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Selasa (3/11/2026). Sumber foto: Pupung

MALANG, BERITAKATA.id – RANS Nusantara menerima pengalaman berharga setelah kalah dengan skor 0-4 atas lawannya Arema FC dalam laga League Cup 2026/27 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada Selasa (3/11/2026). Pelatih RANS Nusantara, Kas Hartadi menyikapi kekalahan yang ada dengan menyatakan bahwa para pemainnya yang diturunkan hasil rotasi.

Ia menyampaikan, bahwa laga melawan Arema FC ini sebagai persiapan menghadapi jadwal yang padat di liga Championship 2026/27 selanjutnya. Kas Hartadi mengakui bahwa materi pemain mudanya masih membutuhkan banyak pengalaman, terutama saat menghadapi tim dengan level yang lebih tinggi seperti Arema FC.

“Selamat ya untuk Arema atas kemenangan sore ini. Memang RANS banyak merotasi pemain untuk persiapan pertandingan Championship selanjutnya,” ungkap Kas Hartadi pada Selasa (3/11/2026).

Ia juga menegaskan bahwa keputusan merotasi skuad dan memberikan jam terbang kepada pemain muda bukan berarti timnya sengaja mengalah, melainkan bagian dari strategi pembentukan kedalaman tim.

“Bukan siap kalah, kita tetap melawan. Tapi ya inilah, Arema istilahnya lebih, levelnya lebih,” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan oleh perwakilan pemain RANS Nusantara, Dias Angga, yang menilai bahwa ajang League Cup maupun Championship sama-sama memiliki nilai penting bagi perkembangan karier para pemain di lapangan. Ia menjelaskan bahwa kesempatan bermain yang diberikan kepada seluruh pemain sangat berguna bagi tim pelatih dalam mengantisipasi situasi darurat seperti cedera atau akumulasi kartu di masa mendatang.

“Menurut saya League Cup atau Championship sama-sama penting ya. Dikarenakan sebanyaknya kompetisi juga, semakin banyak (jam terbang) kita sebagai pemain,” kata Dias Angga.

Sebagai informasi, pertandingan yang berjalan di bawah dominasi skuad Singo Edan sejak menit awal tersebut menyuguhkan jalannya laga yang menarik sekaligus memberikan catatan tersendiri bagi kedua belah pihak. Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Arema FC langsung mengambil inisiatif menyerang untuk menekan pertahanan lawan.

Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan membuahkan hasil pada menit ke-25 ketika penyerang Samuel Otusanya sukses mencetak gol pembuka melalui skema tendangan pojok yang dieksekusi oleh Franca. Tidak berselang lama, tepatnya pada menit ke-34, Arema FC kembali memperlebar keunggulan lewat aksi Samuel Otusanya yang memanfaatkan bola terobosan matang dari gelandang Arkhan Fikri. Pada momen gol kedua tersebut, sempat terjadi kemelut di lini belakang ketika kiper dan pemain bertahan RANS Nusantara berupaya berebut bola untuk mengamankan area, namun justru gagal mengantisipasi ruang sehingga mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Otusanya untuk mencetak gol kedua.

Memasuki babak kedua, dominasi Arema FC tidak mengendur dan terus menekan lini pertahanan lawan. Samuel Otusanya kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk mencetak gol ketiga pada menit ke-51. Pesta gol Arema FC akhirnya ditutup pada menit ke-66 melalui pemain pengganti Hanif Sjahbandi yang berhasil menyambut umpan lambung atau umpan atas dari Robi Darwis lewat sundulan, sekaligus mengunci kemenangan mutlak 4-0 hingga pertandingan berakhir.

Pelatih Interim Arema FC, Andre Caldas, mengungkapkan bahwa meskipun skor akhir terlihat mencolok, pertandingan tersebut tidak sepenuhnya berjalan dengan mudah bagi timnya pada awal laga.

“Jika anda melihat pertandingan tersebut, dipikir itu mudah karena skornya 4-0. Tapi, kita perlu menyadari bahwa awal permainan kita tidak bagus, tidak bagus. 20 menit pertama, 15-20 menit, tidak bagus. Kita tidak melakukan apa yang seharusnya kita lakukan secara taktik, seperti bertahan, menyerang,” ujar Andre Caldas.

Ia juga menambahkan, bahwa setelah melakukan evaluasi dan instruksi di ruang ganti saat turun minum, para pemain bereaksi positif dan menunjukkan performa yang jauh lebih terorganisir di babak kedua. Pandangan serupa juga disampaikan oleh pemain Arema FC, Hanif Sjahbandi, yang turut berkontribusi mencetak gol keempat dalam laga ini.

Menurutnya, kemenangan besar ini tidak diraih dengan cara yang instan karena RANS Nusantara sempat memberikan perlawanan yang ketat pada awal babak pertama. Ia berharap hasil positif ini dapat menjadi evaluasi dan bekal berharga bagi timnya untuk menatap laga-laga berikutnya di kompetisi.

“Mungkin tadi teman-teman semua bisa melihat, 4-0 saya rasa memang dari hasil kita bisa melihat Arema dominan, cuma bisa saya katakan sama seperti coach bahwasanya pertandingan tidak mudah. Tadi juga pertama langsung juga memberikan perlawanan, kita juga mendapatkan kesulitan untuk mencetak gol,” tutur Hanif Sjahbandi. (NP/ FAS)

Reporter: Nugraha Perdana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *