Pemkab Probolinggo Temukan Lahan Alternatif KDMP Kandangjati Kulon, Bangunan Lama Segera Dipindahkan

Sekda Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto bersama Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Ribut Yodo Apriyantono saat meninjau lokasi alternatif pembangunan gedung KDMP di Kelurahan Kandangjati Kulon, Kecamatan Kraksaan.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menemukan lahan alternatif untuk pembangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kelurahan Kandangjati Kulon, Kecamatan Kraksaan.

Lahan alternatif tersebut merupakan aset milik Pemkab Probolinggo yang lokasinya tidak jauh dari bangunan KDMP sebelumnya. Langkah ini diambil menyusul polemik dugaan penyerobotan lahan pribadi dalam proses pembangunan gedung tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, mengatakan, pembangunan awal dilakukan berdasarkan informasi dari sejumlah tokoh masyarakat dan sesepuh setempat yang menyebut lahan bekas PG Kandangjati Kulon itu tidak bertuan.

“Tidak ada niatan sebenarnya penyerobotan. Berdasarkan informasi masyarakat, tanah tersebut diyakini tidak ada yang memiliki karena merupakan bekas PG dan sudah lama tidak digunakan,” katanya.

Meski demikian, setelah bangunan berdiri, pemerintah daerah dikejutkan dengan munculnya papan pemberitahuan penyerobotan lahan dari pihak yang mengklaim sebagai pemilik. Ugas pun menyampaikan permohonan maaf kepada pemilik lahan dan memastikan Pemkab akan segera melakukan pemindahan.

“Kami akan segera melakukan pemindahan secepatnya. Kebetulan ada tanah pengganti yang juga milik pemerintah daerah. Kami akan mempercepat pengurukan dan pembangunan di lokasi tersebut,” jelasnya.

Ugas menegaskan, bangunan KDMP yang sudah terlanjur berdiri tidak akan dibongkar begitu saja. Pemkab berencana memindahkan bangunan fisik dengan memanfaatkan kembali material yang masih bisa digunakan, mulai dari pintu, jendela hingga atap, agar biaya pemindahan tidak terlalu besar.

Dia juga memastikan biaya pemindahan tidak dibebankan kepada pemerintah daerah. Pemkab berharap ada dukungan dari berbagai pihak agar program Koperasi Merah Putih tetap berjalan.

Sementara itu, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Ribut Yodo Apriyantono mengapresiasi langkah Pemkab Probolinggo dalam menyiapkan lahan pengganti. Menurutnya, percepatan pemindahan diperlukan agar pembangunan gerai KDMP segera terselesaikan.

“Kita akan laksanakan percepatan, mulai dari pengurukan, pembangunan sipil hingga pemindahan bangunannya,” ujar Dandim.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahjo Saputra, menambahkan, pengurukan lahan alternatif direncanakan memanfaatkan bantuan corporate social responsibility (CSR).

“Kami akan bekerjasama dengan PT POMI Paiton. Nanti pengurukannya menggunakan fly ash bottom ash (FABA),” kata Hengki.

Berdasarkan pantauan di lokasi, lahan alternatif tersebut memiliki kontur lebih rendah dibandingkan jalan di sekitarnya, dengan selisih ketinggian sekitar satu meter.

Dengan ditemukannya lahan pengganti, Pemkab Probolinggo berharap polemik lokasi pembangunan KDMP Kandangjati Kulon dapat segera diselesaikan tanpa menghambat pelaksanaan program pemerintah pusat tersebut. ig/fat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *