PAMEKASAN, BERITAKATA.id – Bupati Pamekasan Kholilurrahman apresiasi sejumlah desa yang dinilai berhasil membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal serta mendorong penguatan UMKM dan sektor wisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Hal ini disampaikan dalam momen Safari Ramadhan di Kecamatan Proppo, Selasa (4/3/2026).
Beberapa wilayah yang disoroti di antaranya Kecamatan Proppo, tepatnya Desa Samatan yang telah mengembangkan wahana waterboom serta pasar UMKM sebagai penggerak ekonomi. Selain itu, Desa Gagah di Kecamatan Kadur dan destinasi wisata Puncak Ratu di Pegantenan juga disebut mampu meningkatkan kunjungan sekaligus menambah pendapatan masyarakat desa.
“Di Samatan ada waterboom dan pasar UMKM. Di Kadur ada Desa Gagah, di Pegantenan ada Puncak Ratu. Ini bisa membantu perekonomian dan pemasukan desa untuk kemandirian,” ujar Kholilurrahman.
Menurutnya, pengembangan sektor wisata dan usaha mikro kecil menengah di desa terbukti efektif dalam menggerakkan roda ekonomi warga serta memperkuat pendapatan asli desa. Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Pamekasan, tentunya dengan pendampingan berkelanjutan dari pemerintah kabupaten.
Bupati juga memberi perhatian khusus pada pelaku usaha mikro, seperti pedagang gorengan dan usaha kecil di pinggir jalan desa. Ia menilai mereka membutuhkan tambahan modal yang relatif kecil namun berdampak signifikan terhadap perkembangan usaha.
“Usaha mikro itu butuh tambahan modal, tapi saya yakin tidak besar. Mungkin cukup Rp 2 juta untuk tambahan peralatan seperti kompor dan kebutuhan dasar lainnya,” katanya.
Ia pun meminta organisasi perangkat daerah terkait, terutama Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja, untuk menyusun skema bantuan atau suntikan modal yang tepat sasaran bagi pelaku usaha kecil yang mulai tumbuh. Menurutnya, dukungan sederhana yang terencana dapat mempercepat laju perkembangan UMKM di Pamekasan.
Tak hanya itu, Kholilurrahman menekankan pentingnya menghadirkan daya tarik atau “magnet” agar masyarakat luar daerah tertarik berkunjung ke Pamekasan. Salah satu langkah strategisnya melalui penyelenggaraan event yang mampu mengangkat citra daerah.
“Kita harus menciptakan magnet agar orang luar datang ke Pamekasan. Misalnya dengan event seperti kemarin, itu bisa mem-branding Pamekasan,” ujarnya.
Ia optimistis, apabila potensi desa, penguatan UMKM, serta penyelenggaraan event daerah dikelola secara terpadu, maka perputaran ekonomi akan semakin kuat dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. ig/an












