PAMEKASAN, BERITAKATA.id – Suasana menyambut Ramadhan terasa semarak di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Samatan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (28/2/2026), ketika kegiatan lomba tahfidz Al-Qur’an berpadu dengan ramainya pelaku UMKM yang membuka stan takjil dan kuliner berbuka puasa.
Kawasan yang disiapkan sebagai pusat ekonomi desa itu dipenuhi aktivitas warga sejak sore hari. Sedikitnya 15 pelaku usaha menghadirkan berbagai menu berbuka, mulai dari jajanan tradisional hingga makanan siap santap yang diburu masyarakat menjelang waktu magrib.
Kepala Desa Samatan, Muhammad Tamyis, mengatakan momentum Ramadhan sengaja dimanfaatkan untuk memperkenalkan fungsi KDKMP kepada masyarakat melalui kegiatan religius sekaligus pemberdayaan ekonomi warga.
“Kami ingin tempat ini dikenal bukan hanya sebagai koperasi, tetapi juga ruang kegiatan masyarakat. Karena itu kami padukan lomba tahfidz dengan aktivitas UMKM,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bangunan KDKMP sebenarnya telah selesai dibangun sepenuhnya dan kini mulai difungsikan secara bertahap sambil menunggu peresmian dari pemerintah pusat.
Menurutnya, konsep utama KDKMP sejak awal memang diarahkan menjadi sentra UMKM dan pasar desa yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Harapannya ke depan bisa berkembang lebih besar, bahkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.
Dalam rangkaian kegiatan Ramadhan tersebut, pemerintah desa menggelar lomba tahfidz dengan dua kategori, yakni hafalan juz 30 untuk peserta usia 6–10 tahun serta hafalan juz 29 dan 30 bagi usia 11–18 tahun. Antusiasme peserta dan warga terlihat tinggi, terutama dari keluarga yang turut hadir memberikan dukungan.
Pada malam hari, kemeriahan berlanjut melalui pertunjukan musik tradisional daul yang menambah nuansa kebersamaan masyarakat.
Tamyis berharap kegiatan bernuansa religi seperti ini dapat menjadi daya tarik sekaligus memperkuat fungsi sosial KDKMP sebagai pusat aktivitas warga.
“Kalau kegiatan seperti ini terus berjalan, KDKMP bisa menjadi tempat tumbuhnya ekonomi sekaligus ruang kebersamaan masyarakat,” ungkapnya.
Pembukaan lomba tahfidz turut dihadiri Komandan Kodim 0826/Pamekasan, Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, yang memberikan apresiasi terhadap inisiatif desa dalam menghidupkan kegiatan Ramadhan berbasis masyarakat.
Sementara itu, Nurul Ummah (24), warga yang datang membeli takjil, mengaku senang karena kegiatan Ramadhan tahun ini terasa lebih hidup dengan adanya pusat jajanan dan acara keagamaan dalam satu lokasi.
“Alhamdulillah ikut seneng sekarang suasananya jadi lebih positif vibes. Ngewar menu takjil juga super lengkap,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan setiap Ramadhan agar memberi manfaat ekonomi bagi pedagang sekaligus menjadi hiburan positif bagi masyarakat. ig/an












