PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Langkah Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk mempertajam fokus pengelolaan keuangan daerah mendapat dukungan kuat dari internal birokrasi. Sekretaris Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo, Aries Purwanto, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembentukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Aries menilai, pemisahan fungsi pendapatan dari BPPKAD menjadi instansi mandiri merupakan langkah strategis untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, dengan adanya wadah khusus, penggalian potensi pajak dan retribusi daerah dapat dilakukan secara lebih maksimal dan terukur.
“Pemisahan ini tujuannya agar fokus pada pendapatan bisa lebih optimal. Jika berdiri sendiri sebagai Bapenda, gerak dalam mencari dan mengelola sumber-sumber PAD akan jauh lebih lincah dan terkonsentrasi,” ujar Aries Purwanto, Kamis (12/2/2026).
Menariknya, Aries menekankan bahwa pembentukan OPD baru ini tidak akan membebani APBD secara berlebihan. Skema yang diusung adalah pemecahan struktur BPPKAD yang sudah ada menjadi dua badan terpisah, yakni badan yang fokus pada pendapatan (Bapenda) dan badan yang menangani pengelolaan keuangan serta aset.
“Secara prinsip, ini tidak menambah anggaran baru karena sifatnya hanya memecah struktur yang sudah ada di BPPKAD menjadi dua bagian fungsi yang lebih spesifik,” tambahnya.
Saat ini, proses transformasi tersebut telah memasuki babak krusial. Pembahasan mengenai Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) untuk OPD baru ini tengah digodok secara intensif bersama DPRD Kabupaten Probolinggo.
Jika disetujui, kehadiran Bapenda diharapkan menjadi mesin baru bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Probolinggo melalui kemandirian fiskal yang lebih kuat. ig/fa












