Semarak Dekorasi Imlek di Matos, Targetkan 60 Ribu Pengunjung, Transaksi Tenant Diprediksi Berkali Lipat

Dekorasi bernuansa Imlek di Matos, Kota Malang.

MALANG, BERITAKATA.id – Suasana meriah menyambut Tahun Baru Imlek 2577 mulai terasa kental di Malang Town Square (Matos). Lampion merah, ornamen shio, hingga alunan musik khas Tionghoa menghiasi pusat perbelanjaan ini pada Rabu (11/2/2026).

Dekorasi semarak ini tak hanya menjadi penanda budaya, tetapi juga upaya menghidupkan kembali ruang publik dan ekonomi warga. Pengunjung yang memasuki area mal langsung disambut oleh gapura megah bergambar kuda yakni simbol shio tahun ini di pintu masuk utama, lengkap dengan hiasan pohon keberuntungan.

Mall Director Matos, Fifi Trisjanti, menjelaskan bahwa tahun 2026 ini menghadirkan tantangan sekaligus keunikan tersendiri karena perayaan Imlek berhimpitan dengan awal bulan suci Ramadan.

“Karena beda satu hari, kita dekorasinya ada ‘nyerempet’. Jadi nanti untuk dekorasi Imlek ini mungkin sampai akhir bulan, karena biasanya kita tunggu Cap Go Meh. Cap Go Meh itu adalah 15 hari sesudah Imlek. Jadi nanti sesudah Cap Go Meh turun, kita akan full ke dekorasi Idul Fitri,” ujar Fifi pada Rabu (11/2/2026).

Menyiasati transisi waktu yang sangat singkat tersebut, Matos menerapkan konsep dekorasi hybrid. Pengunjung dapat melihat perpaduan warna yang unik di dalam mal.

Ia menjelaskan bahwa pemilihan warna merah muda identik dengan Imlek, sementara hijau merepresentasikan nuansa Idul Fitri.

“Jadi makanya kalau dilihat nanti dekorasinya, sebelah kiri itu pink, sebelah kanan itu agak hijau-hijau. Tapi nanti pas awal bulan depan itu kita bener-bener ke Idul Fitri,” tambah Fifi.

Lebih dari sekadar estetika, Fifi menekankan bahwa pusat perbelanjaan adalah ruang netral yang menyatukan berbagai latar belakang masyarakat.

“Imlek itu yang orang sebenernya identik ke agama tertentu meskipun ini enggak identik seperti itu, tapi kita bisa rukun gitu lho. Jadi satu. Sebenarnya kita itu kan enggak kepecah-pecah, mau kita beda keyakinan tapi kita jadi satu,” tegasnya.

Uniknya, seluruh dekorasi di Matos dikerjakan secara mandiri tanpa melibatkan vendor eksternal. Tim dekorasi Matos, dibantu oleh divisi engineering hingga cleaning service, telah mempersiapkan konsep ini sejak Juli tahun 2025 lalu dengan memanfaatkan kembali material yang ada untuk efisiensi.

“Kita semua dekorasi kan in-house ya, jadi enggak ada yang kita pakai vendor. Jadi kita pakai dari tahun ke tahun cuman nambah aja sesuai tema. Jadi kalau tahun ini Kuda, kita bikin pahat kudanya. Ada anak-anak sendiri yang pahat,” jelas Fifi.

Untuk memanjakan pengunjung, Matos menyiapkan rangkaian acara hiburan mulai dari atraksi Barongsai, Liang Liong, Wushu, hingga tarian lintas budaya yang bekerja sama dengan Athena Flame Entertainment dan Universitas Negeri Malang.

Puncak acara Imlek akan digelar pada 17 Februari di Sky Garden mulai pukul 10.00 WIB, dilanjutkan sesi siang pukul 13.00 WIB di lantai dasar. Tak berhenti di situ, agenda akan langsung disambung dengan event Ramadan seperti Top Model Busana Muslim pada 22 Februari dan Lomba Da’i Cilik pada 1 Maret.

Fifi optimis tingkat kunjungan akan melonjak drastis selama periode libur Imlek. Jika pada hari biasa kunjungan berkisar 25 ribu orang, momen Imlek diprediksi mampu menyedot lebih dari angka tersebut.

“Kalau Imlek satu hari bisa 50.000 sampai 60.000 (pengunjung). Soalnya kalau masuk, masuk semua enggak bisa keluar. Karena banyak yang masuk,” ungkapnya.

Lonjakan pengunjung ini berimbas positif pada transaksi tenant, terutama sektor kuliner. Fifi menyebut transaksi bisa meningkat tiga hingga empat kali lipat dibanding hari biasa.

Para pihak tenant pun telah bersiap dengan stok tambahan produknya dan program diskon khusus, seperti potongan harga 50-70 persen dari toko pakaian dan promo angpao keberuntungan.

“Biasanya yang diserbu makanan, biasanya tempat kita itu enggak pernah cukup untuk orang makan kan. Jadi saya kadang-kadang ya agak membiarkan orang duduk di bawah, kan enggak ada tempat,” pungkas Fifi. ig/nn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *