Wisata  

Rekomendasi Destinasi Wisata Pesisir Paiton untuk Isi Liburan Nataru

Pesona sunset di Pantai Greenthing.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), kawasan pesisir Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, kini menawarkan variasi destinasi yang lebih beragam.

Tidak lagi hanya terpaku pada satu titik, wisatawan kini memiliki banyak pilihan mulai dari wisata edukasi alam hingga pantai yang baru saja dibuka untuk umum.

Bagi Anda yang merencanakan perjalanan di jalur Pantura, berikut adalah daftar destinasi pantai di Paiton yang siap menyambut wisatawan:

1. Pantai Greenthing (Grinting)

Menjadi primadona bagi pecinta wisata alam, Pantai Greenthing di Desa Randutatah menawarkan konsep wisata yang berbeda. Fokus utama di sini adalah pelestarian lingkungan yang dikemas secara menarik.

Pengunjung dapat menyusuri perairan pantai menggunakan perahu fiber yang disediakan untuk wisatawan.

Suasana yang sangat tenang, udara sejuk, dan area yang tertata rapi, menjadikannya lokasi favorit untuk fotografi bertema alam.

2. Pantai Karanganom

Destinasi ini adalah yang paling baru di antara lainnya, terletak di Desa Karanganyar. Baru saja diresmikan di penghujung tahun 2024, pantai ini langsung menarik perhatian warga lokal.

Menonjolkan deretan pohon cemara laut yang memberikan keteduhan alami di sepanjang bibir pantai.

3. Pantai Duta

Masih berada di kawasan Desa Randutatah, Pantai Duta tetap menjadi destinasi ikonik yang sudah mapan. Pantai ini dikenal sebagai area konservasi mangrove dan cemara laut. Sangat cocok untuk jalan santai di jembatan kayu mangrove.

4. Pantai Bohay (Bhinor Harmony)

Terletak tepat di sebelah timur kawasan PLTU Paiton, pantai ini menawarkan sisi modernitas di tengah alam.

Pemandangan langsung ke megahnya pembangkit listrik terbesar di Jawa-Bali. Wisatawan biasanya memadati area ini pada sore hingga malam hari untuk melihat gemerlap lampu industri yang ikonik sambil menikmati kuliner ikan bakar.

Selama periode Nataru, akses menuju pantai-pantai di Paiton ini tergolong mudah karena semuanya berada tidak jauh dari jalan raya nasional Pantura.

Pengunjung disarankan membawa perlengkapan pelindung matahari dan tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah di area konservasi mangrove. ig/fat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *