Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Fokus Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr Hariawan Dwi Tamtomo menegaskan Dinkes fokus meningkatkan pelayanan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, dr. Hariawan Dwi Tamtomo, M.Kes, menegaskan bahwa Dinas Kesehatan merupakan perangkat daerah yang memiliki tugas teknis dalam membantu Bupati Probolinggo dalam pembangunan di bidang kesehatan.

Program-program ke depan akan diselaraskan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati serta sasaran Pemkab Probolinggo, termasuk program prioritas kerja di bidang kesehatan.

Dinkes menggelar aksi bergizi pelajar Kabupaten Probolinggo.

“Tujuan utama kami adalah membangun kesehatan masyarakat Kabupaten Probolinggo agar derajat kesehatannya semakin meningkat, mulai dari bayi hingga usia lanjut,” ujar dr. Hariawan, Senin (8/12/2025).

Dokter Hariawan menambahkan, salah satu indikator keberhasilan peningkatan derajat kesehatan adalah meningkatnya usia harapan hidup masyarakat.

Kepala Dinkes dr Hariawan memberikan arahan untuk meningkatkan pelayanann kesehatan di Puskemas Krejengan.

Dalam mewujudkan tujuan tersebut, Dinkes Kabupaten Probolinggo berupaya meningkatkan standar pelayanan kesehatan. Baik di puskesmas maupun rumah sakit, kualitas layanan harus terus diperbaiki sesuai standar dan prosedur yang berlaku. Peningkatan sarana prasarana dan SDM juga terus digenjot.

Tidak hanya peningkatan standar dan mutu pelayanan, Dinkes menyajikan kemudahan akses fasilitas kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Dinkes dr Hariawan mengingatkan tenaga kesehatan untuk terus mengajak masyarakat hidup sehat dan memberikan pelayanan terbaik.

“Kami ingin seluruh fasilitas kesehatan memberikan akses yang luas kepada masyarakat. Saat ini, RSUD Waluyo Jati Kraksaan telah membuka layanan baru, seperti layanan bedah saraf yang sebelumnya harus dirujuk ke luar daerah, kini sudah dapat dilayani di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Tak hanya itu, puskesmas di Kabupaten Probolinggo juga telah dibuka 24 jam untuk layanan non-rawat jalan dan menyediakan layanan di tingkat desa, agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan akses pelayanan kesehatan.

“Upaya ini merupakan bagian dari pembangunan kesehatan yang berorientasi pada kemudahan akses dan peningkatan mutu layanan,” jelas Hariawan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo menargetkan berbagai indikator keberhasilan, antara lain peningkatan angka harapan hidup, penurunan angka kematian ibu dan bayi, pengurangan angka stunting, serta penurunan jumlah masyarakat yang menderita penyakit menular maupun tidak menular seperti serangan jantung dan stroke.

Dinkes menggelar puncak peringatan HKN Ke-61 dengan berbagai kegiatan positif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kesehatan.

Pihaknya akan menekan serendah-rendahnya populasi masyarakat yang menderita penyakit menular maupun tidak menular. Dinkes juga terus menekan serendah-rendahnya angka kematian ibu dan bayi, serta stunting.

Selain itu, seluruh rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Probolinggo dihtargetkan dapat meraih akreditasi paripurna.

“Kami menargetkan dalam lima tahun ke depan, usia harapan hidup masyarakat Kabupaten Probolinggo mampu melampaui rata-rata nasional dan mendekati angka harapan hidup di tingkat provinsi,” tuturnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan akses kesehatan demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif, serta membangun Kabupaten Probolinggo yang lebih sehat, sejahtera, berdaya saing.

Dinkes Kabupaten Probolinggo memberikan dukungan kepada ibu menyusui.

Sejumlah kegiatan telah digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo selama tahun 2025 untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Probolinggo. Mulai aksi bergizi, AMPSR Bidan, Bike to Work Krejengan, Edukasi Ibu Hamil Sehat, Lomba Balita Sehat, KPI ASI, Monev Posyandu, Pelatihan Senam Lanjut Usia, Bakti Sosial HKN Ke-61, Dukungan Ibu Menyusui, Monev Poskestren, HKN Ke-61, Mobi Screening cegah stunting, dll. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *