MALANG, BERITAKATA.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang memastikan perbaikan area terdampak kebakaran di SDN Merjosari 1 akan segera ditindaklanjuti. Kepala Dikbud Kota Malang, Suwarjana, mengatakan realisasi perbaikan fisik dijadwalkan pada awal tahun 2026.
Suwarjana menjelaskan bahwa perbaikan tidak dapat dilakukan pada akhir tahun 2025 ini.
“Akan segera kami tindaklanjuti untuk segera diperbaiki. Karena anggaran tahun ini sudah tidak memungkinkan karena mau akhir tahun atau tutup buku juga, sehingga tahun depan 2026,” ujar Suwarjana pada Selasa (2/12/2025).
Terkait penyebab insiden, Suwarjana mengatakan, indikasi kuat berasal dari gangguan kelistrikan. Saat ini, pihaknya berkoordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk melakukan audit teknis guna mencegah kejadian serupa.
“Yang jelas itu dari listrik kemarin, saya ini sedang koordinasi dengan teman-teman PLN kaitannya dengan tak suruh ngecek kekuatan kabel dan sebagainya,” jelasnya.
Menanggapi dugaan adanya kelalaian pihak sekolah, Suwarjana menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mencari kambing hitam.
“Yang jelas saya tidak mau menyalahkan siapa, yang jelas (ini) musibah,” tambahnya.
Meskipun ruang guru mengalami kerusakan akibat kebakaran, Suwarjana menjamin Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa tetap berjalan normal dan tidak terganggu.
Sebagai solusi jangka pendek, para guru akan menempati ruangan alternatif.
“Ruang guru sementara bisa fleksibel, mungkin sementara pindah di ruang kepala sekolahnya,” pungkas Suwarjana.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda Sekolah Dasar Negeri (SDN) Merjosari 1 yang berlokasi di Jalan Joyo Utomo Nomor 2, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur pada Senin (1/12/2025) sore. Objek yang terbakar teridentifikasi sebagai ruangan guru.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Berdasarkan data di lapangan, pihak Damkar menerima laporan masuk dari warga pada pukul 15.43 WIB.
“Setelah mendapat laporan adanya kebakaran ruang guru, tim segera berangkat menuju lokasi pada pukul 15.47 WIB. Jarak tempuh dari mako ke lokasi sekitar 8,1 kilometer,” jelas Pandu pada Selasa (2/12/2025). ig/nn












