PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Ratusan pecinta olahraga sepeda gunung ekstrem dari berbagai daerah di Indonesia memadati Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, pada Minggu (9/11/2025). Mereka datang untuk menaklukkan lintasan menantang dalam ajang MTB Tiris Enduro The Seven Lakes Festival 2025, sebuah kompetisi balap sepeda gunung yang menjadi bagian dari festival akbar tersebut.
MTB Tiris Enduro: Menjajal Adrenalin di Jalur Eksotis Lereng Argopuro
Acara ini menghadirkan sensasi petualangan alam dan olahraga ekstrem, memperkuat konsep sport tourism yang diusung dalam festival tahun ini. Para peserta disuguhkan rute yang melintasi keindahan alam eksotis di lereng Gunung Argopuro, dengan pemandangan tujuh danau (ranu) dan air terjun yang menjadi ikon daerah tersebut.
Bupati Probolinggo, Muhammad Haris (Gus Haris), menegaskan bahwa kegiatan olahraga semacam ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat setempat.
“Kegiatan ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga soal memperkenalkan potensi alam kita yang luar biasa. Harapannya, ekonomi kreatif, UMKM, dan pelaku usaha lokal ikut bergerak, sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujar Gus Haris.
Lintasan Menantang dan Sambutan Luar Biasa Peserta
Peserta lomba MTB Enduro ini datang dari berbagai komunitas sepeda gunung, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap rute baru yang disiapkan oleh panitia. Jalur yang disiapkan dinilai menantang sekaligus memanjakan mata, memadukan elemen tanjakan teknis, turunan cepat, dan medan alam yang masih sangat alami.
Selain MTB Enduro, rangkaian Seven Lakes Festival yang berlangsung dari 7 hingga 16 November 2025 ini juga menyuguhkan beragam acara olahraga petualangan lain, seperti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Arung Jeram, Trail Run, dan Canyoning (menuruni tebing air terjun), yang semuanya dipusatkan di sekitar kawasan Ranu Segaran dan sekitarnya.
Para peserta dan penonton mengaku terkesan dengan pengelolaan acara dan keindahan alam Probolinggo, yang dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi unggulan wisata alam ekstrem di Jawa Timur. ig/Enduro MTB dan Sprint Race Arung Jeram Meriahkan Seven LakesPROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Ratusan pecinta olahraga sepeda gunung ekstrem dari berbagai daerah di Indonesia memadati Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, pada Minggu (9/11/2025). Mereka datang untuk menaklukkan lintasan menantang dalam ajang MTB Tiris Enduro The Seven Lakes Festival 2025, sebuah kompetisi balap sepeda gunung yang menjadi bagian dari festival akbar tersebut.MTB Tiris Enduro: Menjajal Adrenalin di Jalur Eksotis Lereng ArgopuroAcara ini menghadirkan sensasi petualangan alam dan olahraga ekstrem, memperkuat konsep sport tourism yang diusung dalam festival tahun ini. Para peserta disuguhkan rute yang melintasi keindahan alam eksotis di lereng Gunung Argopuro, dengan pemandangan tujuh danau (ranu) dan air terjun yang menjadi ikon daerah tersebut.Bupati Probolinggo, Muhammad Haris (Gus Haris), menegaskan bahwa kegiatan olahraga semacam ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat setempat.”Kegiatan ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga soal memperkenalkan potensi alam kita yang luar biasa. Harapannya, ekonomi kreatif, UMKM, dan pelaku usaha lokal ikut bergerak, sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujar Gus Haris.Lintasan Menantang dan Sambutan Luar Biasa PesertaPeserta lomba MTB Enduro ini datang dari berbagai komunitas sepeda gunung, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap rute baru yang disiapkan oleh panitia. Jalur yang disiapkan dinilai menantang sekaligus memanjakan mata, memadukan elemen tanjakan teknis, turunan cepat, dan medan alam yang masih sangat alami.Selain MTB Enduro, rangkaian Seven Lakes Festival yang berlangsung dari 7 hingga 16 November 2025 ini juga menyuguhkan beragam acara olahraga petualangan lain, seperti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Arung Jeram, Trail Run, dan Canyoning (menuruni tebing air terjun), yang semuanya dipusatkan di sekitar kawasan Ranu Segaran dan sekitarnya.Para peserta dan penonton mengaku terkesan dengan pengelolaan acara dan keindahan alam Probolinggo, yang dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi unggulan wisata alam ekstrem di Jawa Timur. ig/fa












