Lari 1500 Meter Sumbang Emas Untuk Kota Malang, Wali Kota Wahyu Apresiasi Pelari Remaja Debutan di Porprov Jatim IX 2025

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama kepada Fariq Radvan, atlet lari asal Kota Malang yang secara tak terduga menjuarai nomor lari 1500 meter putra pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX tahun 2025 di Stadion Gajayana, Kota Malang pada Kamis (3/7/2025).

MALANG, BERITAKATA.id – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat merasa bangga dapat mengalungkan medali emas kepada Fariq Radvan, atlet lari asal Kota Malang yang secara tak terduga menjuarai nomor lari 1500 meter putra pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX tahun 2025 di Stadion Gajayana, Kota Malang pada Kamis (3/7/2025).

Kemenangan Fariq menjadi kejutan manis bagi kontingen Kota Malang. Fariq, yang baru pertama kali mengikuti Porprov dan baru dua tahun berlatih, berhasil melampaui target medali perak yang dibebankan kepadanya.

Fariq mengalahkan lawannya diantaranya atlet dari Lamongan yang meraih medali perak dan atlet dari Kabupaten Malang yang meraih medali perunggu.

“Luar biasa, Fariq baru pertama kali ikut Porprov dan baru dua tahun latihan, targetnya hanya perak tetapi bisa dapat emas. Ini di luar dugaan,” kata Wahyu Hidayat usai pengalungan medali.

Sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat, Wahyu secara langsung memberikan bonus mentas kepada Fariq senilai Rp 10 juta.

“Saya datang untuk menyemangati mereka. Kalah atau menang saya bangga, karena mereka sudah berjuang,” katanya.

Di sela-sela peninjauannya, Wahyu menegaskan target Kota Malang dalam ajang Porprov Jatim IX adalah mengamankan posisi kedua di klasemen akhir. Menurutnya, bersaing dengan Surabaya untuk posisi puncak sangatlah berat.

Saat ini, Kota Malang bersaing ketat dengan Sidoarjo untuk memperebutkan posisi tersebut.

“Target kita di nomor dua. Juara sejati adalah juara kedua,” ungkapnya.

Fariq Radvan (16) yang merupakan siswa SMAN 9 Malang tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya. Ia mengungkapkan bahwa persaingan di lintasan sangat ketat. Strategi agresif menjadi kunci kemenangannya.

Fariq menambahkan, keberhasilannya merupakan buah dari program latihan khusus yang telah ia jalani selama satu tahun di bawah bimbingan pelatih yang mempersiapkannya secara matang.

“Alhamdulillah, ini emas pertama saya di event Porprov pertama saya. Saya langsung menerobos di putaran kedua setelah diteriaki pelatih, lalu tancap gas di 200 meter terakhir dan alhamdulillah berhasil meraih emas,” katanya. ig/nn/pkpm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *