PROBOLINGGO, BERITAKATA.id — Fenomena kemunculan ribuan ekor ubur-ubur kembali terjadi di perairan Kota Probolinggo dan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Kejadian ini merupakan fenomena tahunan yang biasanya muncul antara bulan Mei dan Juni, dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan kenaikan suhu air laut.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Probolinggo Aries Santoso menyatakan, keberadaan ubur-ubur di perairan setempat saat ini cukup signifikan dan mengganggu aktivitas nelayan serta wisatawan.
“Ribuan ubur-ubur muncul di perairan, dampaknya cukup mengganggu aktivitas nelayan dan pengunjung pantai karena kerumunan ubur-ubur di permukaan laut,” ujarnya, Senin (19/5/2025).
Masyarakat diimbau untuk tidak berenang di laut selama periode ini karena meskipun ubur-ubur tidak berbahaya secara serius, kontak langsung dapat menyebabkan iritasi dan gatal-gatal pada kulit.
Gogon Haroem, seorang wisatawan di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, mengatakan bahwa kehadiran ubur-ubur menurunkan jumlah pengunjung yang biasanya berendam di laut.
“Sejak muncul ubur-ubur, wisatawan menjadi takut gatal dan tidak berendam seperti biasanya,” katanya.
Selain di perairan kota, keberadaan ubur-ubur juga dilaporkan di perairan PLTU Paiton, Kabupaten Probolinggo.
Kasat Polairud Polres Probolinggo AKP I Wayan Mulyana menjelaskan, keberadaan ubur-ubur di wilayah Paiton tidak hanya mengganggu aktivitas wisata, tetapi juga berpotensi mengganggu mesin pendingin pembangkit listrik.
“Ubur-ubur berwarna putih tidak berbahaya dan hanya menyebabkan gatal, tetapi ubur-ubur berwarna biru bisa berbahaya dan berpotensi membunuh manusia,” katanya.
Wayan juga mengingatkan bahwa ubur-ubur biru jarang ditemukan di perairan Probolinggo, namun pernah ditemukan di wilayah Pasuruan.
Ia menegaskan masyarakat harus tetap waspada terhadap keberadaan ubur-ubur berwarna biru yang berpotensi membahayakan nyawa.
Hingga saat ini, keberadaan ubur-ubur masih terus diamati, dan masyarakat diimbau untuk berhati-hati serta menghindari kontak langsung dengan ubur-ubur selama periode ini. ig/fa












