PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Penjabat Wali Kota Probolinggo, M. Taufik Kurniawan, mengunjungi Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) dan diterima oleh Kepala Dispopar, Rachmadeta Antariksa, di ruang kerjanya, awal tahun 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Rachmadeta menyampaikan kondisi ruang kerjanya yang sempit dan berdesakan, dengan 76 pegawai yang dibagi antara staf dan petugas di lapangan.
“Ada juga masalah serius mengenai kebocoran dan banjir saat hujan karena lokasi kantor yang berdekatan dengan sungai,” jelas Deta.
Rachmadeta melaporkan bahwa penyerapan anggaran belanja di instansinya telah mencapai 94 persen dan menjelaskan perbedaan pendanaan dan pembinaan atlet antara Dispopar dan KONI. Ia menekankan pentingnya perhatian pada bibit atlet berbakat, khususnya pelajar, yang akan didampingi oleh KONI setelah mereka meraih prestasi.
Selama pertemuan, beberapa masukan terkait pengembangan olahraga juga disampaikan kepada Penjabat Wali Kota. Diantaranya adalah permohonan untuk memperlebar akses menuju Pantai Permata Pilang demi kelancaran lalu lintas kendaraan, meski tanah di kawasan tersebut sebagian merupakan milik masyarakat yang membutuhkan proses pembebasan lahan.
Selain itu, Rachmadeta juga meminta dukungan anggaran untuk komunitas olahraga bagi disabilitas, yang saat ini diwadahi oleh NPCI (National Paralympic Committee Indonesia), yang memerlukan hibah untuk pembinaan atlet berprestasi.
Menanggapi saran tersebut, Pj Taufik memberikan respon positif dan meminta Dispopar untuk mencarikan lokasi sebagai sekretariat KORMI serta dukungan anggaran, apalagi organisasi ini sudah mencatat prestasi di tingkat Jawa Timur meski baru dibentuk. Ia juga menekankan pentingnya program inklusi melalui pembinaan atlet disabilitas yang berada di bawah naungan NPCI. ig/fa












