RSUD Ar-Rozy Minta Jadi BLUD

Pj Wali Kota Probolinggo M Taufik Kurniawan.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Direktur RSUD Ar Rozy Abraar mengatakan kepada Pj Wali Kota Probolinggo M. Taufik Kurniawan, tentang kondisi rumah sakit.

Mulai keberadaan SDM rumah sakit yang terbatas khususnya dokter spesialis, serta rencana penambahan pelayanan, dengan harapan dapat menekan angka rujukan.

“Dengan jenis pelayanan saat ini, selama tahun 2024 kasus yang memerlukan rujukan mencapai 6,94 persen. Baik dari pelayanan rawat inap maupun rawat jalan dan IGD. Ini dikarenakan jumlah layanan dan SDM yang terbatas, maka seringkali pasien dirujuk ke RSU yang lebih tinggi tipe-nya,” ujar Abraar dalam audiensi dengan Pj Wali Kota, Selasa (12/11/2024).

Untuk mengatasi berbagai kendala yang dihadapi, Abraar meminta dukungan Pj. Wali Kota Taufik guna mempercepat rencana penerapan BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) tersebut. Usai menerima laporan kondisi di RSUD Ar Rozy dan rencana mempercepat penerapan BLUD, Pj. Wali Kota Taufik merespon positif keinginan tersebut.

“Jika itu demi kepentingan kesehatan masyarakat, saya siap mensupport penuh apa yang menjadi keinginan RSUD Ar Rozy. Apalagi sudah ditetapkan sebagai BLUD, maka silahkan saja untuk mempersiapkan segala kelengkapan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Ada beberapa catatan penting yang ditekankan oleh kepala daerah yang hobi jogging ini. Diantaranya, secara administrasi dan penganggaran.

“Skema dan timeline harus jelas dan gerak cepat dalam mempersiapkan semuanya, terutama jika targetnya di awal tahun 2025. Apalagi ini merupakan bagian dari mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo untuk urusan kesehatan masyarakat. Jika dibutuhkan secara administrasi adanya Perwali dan kondisi mendesak, saya bisa minta rekomendasi ke Kemendagri,” imbuhnya. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *