MALANG, BERITAKATA.id – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang berencana akan mentransformasi 5 pasar rakyat menjadi wisata kuliner. Hal ini melihat fenomena pasar rakyat yakni Pasar Oro-Oro Dowo dan Pasar Klojen yang juga menjadi jujugan wisata kuliner.
Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi mengatakan, dua pasar tersebut tidak hanya didatangi oleh anak muda atau warga Kota Malang saja. Namun, juga sukses memikat wisatawan dari luar daerah untuk berkunjung.
“Ini tentu menunjukkan bahwa penataan manajemen pasar kita sudah bagus, seperti di Pasar Klojen itu, wisatawan dari Jakarta, artis-artis datang kesana. Harapannya mereka yang berjualan disana ramai yang beli, maka ekonominya juga bagus,” kata Eko, Minggu (3/11/2024).
Lebih lanjut, lima pasar rakyat yang akan ditransformasi menjadi wisata kuliner yakni Pasar Kasin, Pasar Sukun, Pasar Sawojajar, Pasar Kota Lama, dan Kebalen. Targetnya, rencana itu akan terealisasi pada tahun 2025 mendatang.

Pihaknya juga telah melakukan beberapa intervensi dengan mengundang pelaku kuliner. Diskopindag Kota Malang membidik pelaku UMKM pemuda yang ingin membuka usaha di dalam pasar.
“Kami mengajak pelaku kuliner, terutama anak-anak muda yang ingin menjadi entrepreneur di bidang kuliner. Kita tarik untuk masuk ke pasar, kita tahu mereka ini kreatif juga dan bisa meramaikan pasar,” katanya.
Eko menekankan bahwa pasar yang disasar ditransformasikan memiliki beberapa kriteria tertentu. Salah satunya yakni sudah dilakukan revitalisasi. Hal itu bertujuan untuk menjaga kenyamanan pelanggan.
“Harapannya tentu pasar-pasar yang sudah direvitalisasi bisa ramai. Kita terus berupaya untuk mempromosikan dan mem-viralkan agar jadi tempat yang ramai dikunjungi orang,” katanya.ig/fa












