PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Probolinggo 2023 dengan korban meninggal dunia 18 orang, disebut sebagai yang terbanyak di Indonesia.
Karena itu, Pemkab Probolinggo melakukan respon dengan cepat.
Setelah menggelar rakor penanganan demam berdarah pada Senin lalu, Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto mengeluarkan surat instruksi Bupati Probolinggo Nomor 40 0.7.9.2/442/426.102/2023 tentang Gerakan Bersama Tebas Jentik alias Gema Tjantik.
Surat instruksi ditujukan kepada seluruh kepala OPD camat dan kepala desa atau lurah se-Kabupaten Probolinggo.
"Setiap OPD dan seluruh unit pelaksana teknis di bawahnya, seluruh pemerintah Kecamatan atau desa wajib menunjuk satu atau lebih yang bertanggung jawab menjadi juru pemantau jentik di lingkungan instansi," kata Ugas, Kamis (12/10/2023).
Dalam surat instruksi, Ugas mewajibkan setiap Jumat setelah senam pagi selama 10 menit melakukan Gema Tjantik dimulai Jumat 13 Oktober 2023.
Gema Tjantik berupa pemantauan jenis jentik nyamuk di semua tempat penampungan air yang ada di dalam dan di luar.
Penampungan tersebut berupa bak mandi, bak air, ember, gentong, dispenser, kulkas, vas bunga, ban bekas, kaleng bekas, talang air dan semua yang memungkinkan untuk terisi air saat hujan.
Lalu menguras bak air dengan cara menyikat semua dinding agar telur nyamuk yang menempel hilang.
Mengubur semua botol bekas yang tidak digunakan bila tidak bisa dikubur maka di diposisikan terbalik atau diisi dengan tanah sampai penuh, sehingga tidak memungkinkan adanya genangan air.
Lalu menabur larvasida atau abate terhadap penampungan air yang tidak mungkin dikuras dengan satu dosis sendok makan untuk kurang lebih 100 liter air.
"Surat itu saya teken pada 10 Oktober 2023," pungkas Ugas. ig/fa












