PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Tidak hanya mengurusi jalan, Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo juga bertugas memastikan dam, waduk atau sungai tidak mengalami pendangkalan sehingga menimbulkan banjir. Karena itu, Dinas PUPR melakukan normalisasi atau pengerukan.
“Aktivitas Dinas PUPR tidak hanya di jalan, tapi juga pengairan. Dam, waduk, saluran dan sungai harus rutin dinormalisasi, agar tidak dangkal. Pada musim kemarau menjelang musim hujan kali ini, kami intensif melakukan normalisasi,” kata Kepala Dinas PUPR Hengki Cahjo Saputra.
Normalisasi adalah upaya mengembalikan fungsi penampung sungai, yakni dengan menggali sedimentasi agar sungai menjadi lebih dalam, sehingga aliran air sungai semakin lancar, sehingga berfungsi sebagai pengendali banjir.
Sebagai bentuk antisipasi menghadapi musim hujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo melakukan normalisasi/pengerukan terhadap sungai, saluran irigasi dan bendungan di sejumlah titik.
Kasi Pembangunan dan Pengendalian Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo, Nurul Hidayat menyebut, kegiatan normalisasi ini sudah berjalan sejak tahun 2021 lalu hingga saat ini.
Di Kabupaten Probolinggo, ada tujuh koordinator wilayah (Korwil) yang mengarahkan di mana lokasi untuk pelaksanaan normalisasi.
Ketujuh Korwil tersebut di Paiton, Besuk, Krejengan, Pekalen, Sebaung, Probolinggo dan Sumberasih.
“Tujuan dari normalisasi ini sendiri sebagai bentuk pencegahan di lokasi saluran yang menjadi tampungan debit air, dikhawatirkan kalau ada pendangkalan/sedimen bisa terjadi luberan saat musim hujan. Jadi sebagai antisipasi musim hujan,” terang Nurul, Rabu (26/7/2023).
Pihaknya juga terus mencari lokasi yang sekiranya terjadi pendangkalan dan sudah terjadi penumpukan sedimentasi bertahun-tahun, bahkan berbulan-bulan.
“Kami mengarah ke sungai, saluran irigasi atau bendungan yang menjadi tumpuan air hujan. Kami menggunakan alat berat untuk normalisasi seperti eskavator ataupun bego kecil, tergantung lokasi,” jelas Nurul.
Nurul tidak menampik kalau kerap terjadi kendala saat proses normalisasi dilakukan. Pihaknya sering kesulitan di akses lokasi.
“Terkadang ada lokasi yang ditanami, jadi kami kesulitan untuk melakukan normalisasi karena tanamannya sudah sampai ke bibir sungai yang sebenarnya tidak masuk ke area ladang tanaman itu,” kata Nurul.
Nurul berharap agar pemilik wilayah seperti pemerintah desa bisa bersinergi agar normalisasi bisa berjalan dengan lancar, sebab normalisasi ini sendiri membutuhkan waktu hingga berhari-hari. Sedangkan, pihak PUPR memiliki tenaga kerja yang terbatas. ig/fat/**
Normalisasi Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo 2021-2023
Kegiatan Normalisasi Sungai/saluran Tahun 2021
1. Koordinator Wilayah Pekalen
Saluran Sekunder Maron Kidul Panjang saluran yg dikerjakan 750 meter
Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending
2. Koordinator Wilayah Besuk
Saluran Sekunder Jambangan, Panjang Saluran yg dikerjakan 850 meter,
Desa Jambangan, Kecamatan Besuk
3. Koordinator Wilayah Krejengan
Saluran Pembuang Sentong, panjang saluran yang dikerjakan 1000 meter,
Desa Sentong, Kecamatan Krejengan
Kegiatan Normalisasi Sungai/Saluran Tahun 2022
1. Koordinator Wilayah Paiton
Saluran Pembuang Pondok Kelor, Pangjang Saluran yang dikerjakan 750 meter
Desa Pondok Kelor, Kecamatan Paiton
2. Koordinator Wilayah Besuk
Saluran Sekunder Penjalin, Panjang Saluran yang dikerjakan 650 meter
Desa Kalikajar, Wetan Kecamatan Paiton
3. Koordinator Wilayah Krejengan
Saluran Pembuang Sentong, Panjang Saluran yang dikerjakan 500 meter
Desa Krejengan, Kecamatan Krejengan
4. Koordinator Wilayah Pekalen
Saluran Pembuang Reduh, Panjang Saluran yang dikerjakan 500 meter
Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending
5. Koordinator Wilayah Sebaung
Saluran Pembuang Bujel, Panjang Saluran yang dikerjakan 650 meter
Desa Pajurangan, Kecamatan Gending
6. Koordinator Wilayah Probolinggo
Saluran Pembuang Jorongan, Panjang Saluran yang dikerjakan 750 meter
Desa Clarak, Kecamatan Leces
7. Koordinator Wilayah Sumberasih
Saluran Sekunder Mentor, Panjang Saluran yang dikerjakan 750 meter
Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih
Kegiatan Normalisasi Sungai/Saluran Tahun 2023
1. Koordinator Wilayah Paiton
Dam Kuningan, Panjang Saluran yang dikerjakan 300 meter
Desa Sukoprejo, Kecamatan Kotaanyar
2. Koordinator Wilayah Besuk
Saluran Sekunder Sumber Makmur dan Pembuang Rankang
Panjang Saluran yang dikerjakan 200 meter dan 450 meter, Desa Rangkang, Kecamatan Kraksaan
3. Koordinator Wilayah Krejengan
Saluran Sekunder Saratan dan Primer Widoro, Panjang Saluran yang dikerjakan 300 meter dan 400 meter
Desa Kedung Caluk dan Sumber Katimoho, Kecamatan Krejengan
4. Koordinator Wilayah Pekalen
Saluran Pembuang Reduh dan Saluran Sekunder Genggong, Panjang Saluran yang dikerjakan 450 meter dan 300 meter
Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending dan Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan
5. Koordinator Wilayah Sebaung
Saluran Pembuang Bujel, Panjang Saluran yang dikerjakan 750 meter
Desa Pajurangan, Kecamatan Gending
6. Koordinator Wilayah Sumberasih
Saluran Sekunder Kiju dan Saluran Sekunder Mentor
Panjang Saluran yang dikerjakan 150 meter dan 100 meter
Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih
7. Koordinator Wilayah Probolinggo
Pekerjaan masih belum dimulai












