Segera Dilantik 10 Hari Lagi, DPRD Kota Malang Umumkan Penetapan Pasangan Walikota dan Wakil

DPRD Kota Malang menggelar rapat paripurna Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilih dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Malang Tahun 2024 pada Senin (10/2/2025).

MALANG, BERITAKATA.id – DPRD Kota Malang menggelar rapat paripurna Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilih dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Malang Tahun 2024 pada Senin (10/2/2025).

Kegiatan itu dihadiri oleh Walikota dan Wakil Walikota terpilih, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin, para kepala perangkat daerah Pemkot Malang dan anggota DPRD Kota Malang lainnya.

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita berpesan kepada kepala daerah terpilih untuk bisa bersama DPRD mengantarkan masyarakat Kota Malang menuju lebih baik.

Dia juga berpesan kepada kepala daerah yang baru bahwa visi dan kekuasaan merupakan hal yang menyatu.

“Sehingga saya berharap nanti dengan kekuasaan yang sudah berada di dalam pundak beliau, kekuasaan sekaligus tanggung jawab itu bisa kemudian mengantarkan masyarakat Kota Malang bersama-sama dengan kami legislatif sebagai salah satu belahan dari Pemerintahan Daerah Kota Malang untuk bisa mengantarkan menuju yang lebih baik,” ungkap Amithya, Senin (10/2/2025).

Sementara itu, Wahyu Hidayat mengatakan, informasi yang sejauh ini diterimanya bahwa dirinya bersama Ali Muthohirin akan dilantik di Jakarta pada 20 Februari 2025 mendatang.

“Ya insya Allah tanggal 20 Februari pelantikan, saya dengan Mas Ali di Jakarta, infonya seperti itu dari media maupun dari lainnya, tapi belum ada kepastian, nanti akan disampaikan oleh pihak kementerian,” kata Wahyu di Gedung DPRD Kota Malang, Senin (10/2/2025).

Wahyu menyampaikan, dirinya dan Ali siap memimpin Kota Malang dengan visi-misi yang dibawa. Baginya terpilih menjadi Walikota Malang periode 2024 – 2029 hanya melanjutkan tugasnya seperti halnya saat menjabat sebagai Pj Wali Kota Malang beberapa waktu lalu.

Termasuk siap menghadapi dan tengah mempelajari soal rencana efisiensi anggaran daerah sesuai kebijakan dari pemerintah daerah (pemda). Menurutnya, hal itu seperti menghadapi refocusing anggaran saat awal pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh banyak pemda.

“Saya dengan Mas Ali sedang mempelajari, tetapi kami tetap tegak lurus (dengan pemerintah pusat), bahwa untuk kepentingan nasional, jadi efisiensi itu perlu harus kita lakukan, dan beberapa kali saya dengan Mas Ali juga ada bertemu dengan Pak Pj Wali Kota, dengan Pak Sekda dan OPD, saya kira tidak terlalu banyak mengganggu,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *