Pemkab Probolinggo Perkuat Kapasitas SDI dan SPBE untuk Layanan Publik Berkualitas

Kadiskominfo, Ulfi memberikan sambutan.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Kapasitas Aparatur Satu Data Indonesia (SDI) dan Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2024.

Acara ini berlangsung di Ruang PRIC Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo, Rabu (11/12/2024).

Rakor ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Plt. Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Saniwar, dengan partisipasi Kepala Diskominfo, Statistik, dan Persandian Ulfiningtyas serta Kepala Bagian Pengadaan Abdi Utoyo.

Peserta rakor mencakup perwakilan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.

Kepala Diskominfo Ulfiningtyas menjelaskan bahwa Rakor ini bertujuan menyelaraskan SDI dengan arsitektur SPBE di Kabupaten Probolinggo.

“Dengan kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan komitmen perangkat daerah untuk bersama-sama meningkatkan kualitas layanan publik, pengambilan keputusan berbasis data, serta efisiensi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Saniwar, menyebutkan bahwa data berkualitas adalah kunci utama dalam mendukung kebijakan pemerintahan yang efektif.

“Semoga ke depan Kabupaten Probolinggo semakin maju dalam pengelolaan satu data dan SPBE,” harapnya.

Acara dilanjutkan dengan paparan oleh Ferry Astika Saputra, pakar SDI dan SPBE dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).

Dalam paparannya, Ferry menegaskan pentingnya interoperabilitas data, merujuk pada Peraturan Bupati Nomor 19 Tahun 2021 tentang Satu Data Kabupaten Probolinggo.

Menurut Ferry, SPBE dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan administrasi pemerintahan, sedangkan SDI berperan sebagai pondasi untuk kebijakan pemerintah yang berkualitas.

Rakor ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk memperkuat pemahaman peserta. ig/fat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *