PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Beritakata Institute di-support Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo siap menggelar dialog penting mengenai implementasi pendidikan anti korupsi di Pareho II pada Kamis (5/12/2024) besok.
Acara ini akan menghadirkan pembicara dari Polres Probolinggo dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo.
Direktur Beritakata Institute Igustin FA Oktavia mengatakan, dialog ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya pelajar dan pendidik, tentang pentingnya pendidikan anti korupsi di tengah maraknya praktik korupsi yang masih terjadi di berbagai sektor.
“Dengan menghadirkan pihak kepolisian dan kejaksaan, diharapkan peserta dapat memperoleh informasi langsung mengenai upaya penanganan dan pencegahan korupsi yang dilakukan di lingkungan setempat,” kata Igustin, Selasa (3/12/2024).
Melalui dialog ini, Beritakata Institute berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun kesadaran masyarakat akan bahaya korupsi serta pentingnya integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi mengungkapkan harapannya agar dialog ini dapat menjadi langkah konkret dalam membangun budaya anti korupsi di lingkungan pendidikan.
“Pendidikan adalah fondasi utama dalam menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini. Melalui dialog seperti ini, kita berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada siswa dan guru tentang bahaya korupsi serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas,” ujarnya.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, semangat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dan berintegritas semakin tumbuh di Kabupaten Probolinggo.
“Kami akan terus berupaya untuk mengintegrasikan pendidikan anti korupsi dalam kurikulum dan kegiatan sehari-hari di sekolah. Mari kita bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih baik dan bebas dari korupsi,” tutup Dwijoko.
Dengan langkah-langkah strategis seperti ini, diharapkan Kabupaten Probolinggo dapat menjadi contoh dalam memerangi korupsi, khususnya di kalangan generasi muda. ig/fa












