PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Pj Bupati Probolinggo, Jawa Timur, Ugas Irwanto memerintahkan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Probolinggo untuk netral, usai dua pasangan calon mendaftar ke KPU.
Hal itu bertujuan agar situasi kondusif selalu terjaga di Kabupaten Probolinggo.
"PNS harus netral. Sekarang tahun politik. Dua paslon sudah daftar, yakni pasangan Zulmi-Rasit dan Haris-Fahmi. Saya titip situasi kondusif. Jangan sampai ada kejadian anarkis," kata Ugas kepada ratusan PNS yang menerima Satyalancana di kantor bupati, Kamis (30/8/2024).
Menurut Ugas, kalau ingin situasi kondusif di Kabupaten Probolinggo dan masyarakat tidak dirugikan, maka PNS harus netral. Apalagi Kabupaten Probolinggo sejak dulu sudah kondusif.
"Saat kita netral, kondusifitas bisa dipertahankan. Ayo kita tunjukkan PNS itu netral. Sekarang sudah kita lihat, kan sudah ada paslon yang daftar. PNS pasti disegani oleh masyarakat kalau netral. Apakah jenengan semua sanggup netral?" kata Ugas disambut jawaban sanggup oleh ratusan PNS.
Bagi Ugas, siapapun nantinya yang terpilih sebagai bupati pada Pilkada Kabupaten Probolinggo tahun 2024, maka dialah yang terbaik dan harus didukung.
Di beberapa kegiatan, Ugas mengaku selalu mengingatkan kepada PNS untuk menjaga netralitas di masa Pilkada. Kenapa? Karena netralitas PNS menjadi salah satu indikator kondusifitas wilayah terjaga.
"Karena kita tahu dua calon yang akan maju Pilkada ini sama-sama orang terbaik. Siapa yang ditakdir saya doakan itu yang terbaik untuk Kabupaten Probolinggo makin maju dan sejahtera," tandas Ugas yang sudah 32 tahun menjadi PNS di Pemkab Probolinggo.
Ugas berharap kedua pasangan calon bisa mendinginkan suasana pendukung untuk tetap menjaga situasi dan membangun suasana gembira, karena pesta demokrasi harus dirayakan dengan damai dan riang gembira.
"Eman-eman. Kita beberapa kali sudah menyelenggarakan pilkada, tetap aman dan kondusif. Pilkada yang tidak kondusif sangat merugikan masyarakat," jelas Ugas.
Ugas yang menjabat Pj Bupati Probolinggo sejak September 2023 lalu, nantinya akan kembali menjabat sebagai Sekda saat bupati baru dilantik.
"Nanti kalau ada bupati baru, saya kembali ke posisi sekda. Kembali menjadi pembantu bupati," tambah Ugas.
Saat ini, lanjut Ugas, angka kemiskinan dan stunting turun. IPM dan indeks pendidikan naik. Jalan-jalan yang berada di bawah otoritas Pemkab, sudah bagus, kecuali jalan yang dilalui kendaraan berat proyek tol.
"Mudah-mudahan progres ini berlanjut di masa bupati baru nantinya," pungkas Ugas.
Diketahui, pasangan Zulmi Noor Hasani-Abd Rasit dan M. Haris-Fahmi telah mendaftar sebagai pasangan calon bupati dan calon wakil Bupati Probolinggo ke KPU pada Selasa (27/8/2024) dan Rabu (28/8/2024). ig/fa












