MALANG, BERITAKATA.id – Pelaksanaan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026 dari beberapa perguruan tinggi di Kota Malang, Jawa Timur yang digelar secara bersamaan pada Senin (10/8/2026) memicu peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan utama Kota Malang.
Berdasarkan pantauan beritakata.id sekitar pukul 16.00 WIB, ribuan mahasiswa baru berpakaian putih-hitam tampak memadati area sekitar gerbang Universitas Brawijaya (UB), baik di Jalan Veteran maupun Jalan Soekarno-Hatta. Para mahasiswa tersebut berkumpul di depan pintu masuk-keluar kampus untuk menunggu penjemputan dari orang tua maupun layanan transportasi daring (ojek online). Di gerbang UB Jalan Veteran, kerumunan mahasiswa bahkan sempat memadati sebagian badan jalan.
Kendati demikian, arus lalu lintas di kawasan tersebut tetap terpantau padat namun bergerak lancar. Laju kendaraan melintas perlahan dengan pengawalan dan pengaturan dari personel Polsek Lowokwaru, Polantas Polresta Malang Kota, serta petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang.
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, membenarkan bahwa pelaksanaan kegiatan PKKMB untuk UB dan Universitas Negeri Malang (UM) berlangsung secara bersamaan. Untuk meminimalkan potensi kemacetan parah, pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan pihak masing-masing perguruan tinggi.
“Kami sudah melakukan rapat koordinasi (rakor) berkali-kali dengan pihak kampus. Hasil dari koordinasi tersebut, kami menerjunkan dan menempatkan (ploting) personel di titik-titik rawan kemacetan,” ujar Kompol Anang Tri Hananta saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).
Kompol Anang menjelaskan, kepadatan arus kendaraan di sekitar gerbang kampus relatif dapat dikendalikan dan tidak berlangsung lama. Salah satu universitas diketahui menerapkan mekanisme pemulangan secara bertahap untuk mengurai penumpukan massa.
“Kepadatan arus lalu lintas hanya berlangsung sekitar setengah jam. Hal ini karena kampus menerapkan sistem gilir, di mana jam kepulangan mahasiswa antar-fakultas dibuat tidak bersamaan,” tambahnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Rio Angga Prasetyo, mengatakan bahwa kepolisian memaksimalkan pelaksanaan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di seluruh area terdampak aktivitas mahasiswa baru.
“Untuk mendukung kelancaran kegiatan ospek ini, kami melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas (pamtur) di kawasan seputar aktivitas mahasiswa,” jelas Kompol Rio Angga Prasetyo.
Ia menegaskan, seluruh kekuatan personel jajaran Lalu Lintas Polresta Malang Kota dikerahkan sepenuhnya ke lapangan selama agenda PKKMB berlangsung.
“Seluruh personel lantas kami siagakan penuh untuk giat pamtur ini,” tegasnya.
Sebagai informasi, Universitas Brawijaya (UB) secara resmi membuka rangkaian PKKMB 2026 melalui Opening Ceremony RAJA BRAWIJAYA 2026 pada Senin (10/8/2026). Rangkaian kegiatan tingkat universitas di UB dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 12 Agustus 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan tingkat fakultas pada 13 hingga 15 Agustus 2026. Total mahasiswa baru yang ada pada tahun 2026 ini mencapai 17.300 orang.
Pada hari yang sama, Universitas Negeri Malang (UM) juga memulai pelaksanaan PKKMB 2026 yang terpusat di Stadion Cakrawala UM. Kegiatan pengenalan kampus ini diikuti oleh 13 ribu mahasiswa baru UM dan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 10 hingga 14 Agustus 2026. (NP/ FAS)
Reporter: Nugraha Perdana












