BATU, BERITAKATA.id – Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Probolinggo berhasil meraih peringkat ke-5 terbaik dalam ajang Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi (Rakerkonprov) APINDO Jawa Timur 2026 yang digelar di Batu, 21 April 2026.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan keaktifan organisasi di tingkat kabupaten/kota.
Capaian ini tergolong istimewa lantaran DPK APINDO Kabupaten Probolinggo baru berusia sekitar 2–3 tahun sejak pertama kali dilantik.
Ketua DPP APINDO Jawa Timur, Eddy Widjanarko, memberikan perhatian khusus terhadap prestasi tersebut. Ia menilai Probolinggo mampu menunjukkan progres yang sangat cepat dibandingkan daerah lainnya.
“Yang menjadi sorotan saya justru Kabupaten Probolinggo. Meski baru dilantik sekitar 2–3 tahun lalu, mereka menunjukkan progres yang sangat cepat. Ini bukti komitmen, kolaborasi, dan kerja nyata bisa langsung memberikan dampak,” ujar Eddy.
Dalam penilaian tersebut, Kabupaten Probolinggo bersaing dengan daerah yang memiliki basis industri besar. Daftar lima besar DPK APINDO terbaik di Jawa Timur adalah nomor 1 Kabupaten Gresik, nomor 2 Kota Mojokerto, nomor 3 Kota Sidoarjo, nomor 4 Kota Malang, dan nomor 5 Kabupaten Probolinggo.
Ketua DPK APINDO Kabupaten Probolinggo, Rochman Hidayat, menyatakan penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pengurus dalam membangun organisasi yang kolaboratif.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami. Kami akan terus memperkuat peran APINDO di daerah agar benar-benar memberi manfaat bagi pelaku usaha,” kata Rochman, Kamis (23/4/2026).
Selama masa kepengurusannya, DPK APINDO Kabupaten Probolinggo fokus pada penguatan jejaring pengusaha, peningkatan kualitas SDM, serta advokasi dunia usaha.
Organisasi ini juga aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari tingkat daerah hingga skala internasional seperti International Labour Organization (ILO).
“Ke depan, APINDO Kabupaten Probolinggo menargetkan penguatan peran sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan sinergi antar-pengusaha,” pungkas Rochman. ig/fa












