Religi  

Bupati Pamekasan Dukung Pengembangan Eks Kawedanan Waru, Dinilai Layak Jadi Kota Kedua Pamekasan

Saat menghadiri Safari Ramadhan di Waru, Bupati Pamekasan mendukung Waru jadi kota kedua Pamekasan.

PAMEKASAN, BERITAKATA.id – Bupati Pamekasan Kholilurrahman menerima dan merespons positif usulan pengembangan kawasan Eks Kawedanan Waru sebagai pusat UMKM dan kesenian pemuda Pantura saat Safari Ramadhan di Pendopo Kecamatan Waru, Senin (2/3/2026).

Gagasan tersebut disampaikan Camat Waru, Dwi Norkholis Ikhwan, di hadapan Bupati Kholilurrahman, Wakil Bupati Sukriyanto, Komandan Kodim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, Sekda Taufikurrachman, unsur Forkopimcam, serta jajaran pemerintah daerah.

Ikhwan menjelaskan bahwa kawasan eks Kawedanan selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal, padahal di lokasi tersebut terdapat sejumlah fasilitas seperti pendopo, gedung serbaguna, kantor PDAM, dan bangunan penunjang lainnya yang berpotensi dikembangkan.

“Kami berharap di lokasi eks Kawedanan itu ada pembangunan pusat UMKM dan pusat kesenian budaya, sehingga bisa menampung pemuda-pemuda yang punya potensi di bidang seni dan budaya,” ujar Dwi.

Ia menilai, kawasan tersebut sangat representatif untuk dijadikan sentra pelayanan publik, pusat kegiatan olahraga, hingga ruang kreatif bagi generasi muda di wilayah pantai utara. Pengembangan itu diharapkan tidak hanya menghidupkan kembali aset daerah, tetapi juga memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Kholilurrahman menyampaikan optimisme terhadap masa depan Kecamatan Waru. Ia bahkan menilai Waru memiliki kapasitas untuk berkembang lebih pesat dan menjadi pusat pertumbuhan baru di Pamekasan.

“Dari sisi keramaian, perputaran ekonomi, Waru memang sangat layak menjadi kota kedua di Pamekasan,” ujar Kholilurrahman.

Menurutnya, geliat ekonomi di Pasar Waru menjadi indikator nyata aktivitas perdagangan yang terus bergerak. Ia menyebut kondisi pasar yang ramai hingga menyebabkan kepadatan lalu lintas justru mencerminkan perputaran ekonomi yang sehat.

Selain mendukung pengembangan kawasan eks Kawedanan, Bupati juga memberi perhatian pada peningkatan kualitas layanan publik. Ia meminta agar pelayanan administrasi kependudukan (Paduka) yang sempat terkendala kerusakan alat segera diperbaiki agar masyarakat kembali terlayani secara optimal.

Tak hanya itu, Kholilurrahman menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) di wilayah Pantura agar mampu bersaing dan tidak tertinggal dari kawasan selatan.

“Potensi Pantura besar. Tinggal bagaimana kita dorong pembangunan dan peningkatan SDM-nya,” katanya.

Safari Ramadhan tersebut menjadi ruang dialog konstruktif antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus momentum mempertegas komitmen Bupati dalam mendorong pemerataan pembangunan, termasuk menjadikan eks Kawedanan Waru sebagai pusat ekonomi dan kesenian yang membanggakan bagi pemuda Pantura. ig/an

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *