Diduga Korsleting Listrik, Ruang Guru SDN Merjosari 1 Kota Malang Terbakar

Petugas UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang melakukan pemadaman kebakaran di SDN Merjosari 1.

MALANG, BERITAKATA.id – Kebakaran melanda Sekolah Dasar Negeri (SDN) Merjosari 1 yang berlokasi di Jalan Joyo Utomo Nomor 2, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur pada Senin (1/12/2025) sore. Objek yang terbakar teridentifikasi sebagai ruangan guru.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Berdasarkan data di lapangan, pihak Damkar menerima laporan masuk dari warga pada pukul 15.43 WIB.

“Setelah mendapat laporan adanya kebakaran ruang guru, tim segera berangkat menuju lokasi pada pukul 15.47 WIB. Jarak tempuh dari mako ke lokasi sekitar 8,1 kilometer,” jelas Pandu pada Selasa (2/12/2025).

Pandu menjelaskan, bahwa unit pemadam tiba di lokasi kejadian pada pukul 16.07 WIB dan langsung menggelar operasi pemadaman. Sebanyak enam personel diterjunkan bersama satu unit mobil pemadam.

“Proses penanggulangan memakan waktu sekitar 20 menit. Operasi dimulai pukul 16.09 WIB dan dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 16.29 WIB,” tambah Pandu.

Berdasarkan hasil identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP), penyebab kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek atau konsleting listrik. Luas area yang terdampak kebakaran mencapai 18 meter persegi.

“Total penggunaan air untuk pemadaman mencapai 2.736 liter. Sesampainya di lokasi, tim melakukan asesmen dan proses pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam,” terang Pandu.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini. Namun, kerugian material akibat kerusakan bangunan dan isinya diperkirakan mencapai Rp 50 juta.

Operasi pemadaman ini juga melibatkan unsur pendukung lain, termasuk Polsek Lowokwaru, Polresta Malang Kota, Linmas, Kelurahan Tangguh, serta tim medis dari Ambulan Esteh Anget.

“Setelah situasi dirasa aman, tim kami memberikan edukasi singkat terkait pencegahan kebakaran kepada pihak sekolah sebelum kembali ke Mako Damkar,” tutup Pandu.

Saat beritakata.id mendatangi lokasi kejadian, pihak sekolah enggan diwawancarai. Namun, terlihat beberapa alat pencetak tulisan atau printer berada di luar atau halaman sekolah. Diduga beberapa printer tersebut sebelumnya dievakuasi dari ruangan guru yang terbakar. ig/nn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *