PROBOLINGGO, BERITAKATA.id –Sejumlah karyawan PT Gudang Garam mengalami PHK massal dalam beberapa waktu terakhir. Kejadian ini menyita perhatian publik dan memunculkan kekhawatiran akan dampaknya terhadap perekonomian lokal dan nasional.
Video viral di media sosial menunjukkan momen pelukan perpisahan penuh haru antara para pekerja yang harus kehilangan pekerjaan. Kejadian ini bukan sekadar soal PHK, melainkan juga menyentuh kehidupan ribuan keluarga yang bergantung pada industri rokok ini.
Gudang Garam juga ada di Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Sebagai putra daerah Jawa Timur, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Khairul Anam menyatakan keprihatinannya. Ia menganggap kejadian ini sebagai sinyal bahaya bagi keberlanjutan industri rokok di tanahnya.
“Ini bukan hanya masalah PT Gudang Garam saja, tetapi juga cermin rapuhnya ketahanan ekonomi daerah. Jika dibiarkan, dampaknya bisa meluas ke industri lain di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya, Selasa (16/9/2025).
Khairul Anam mendesak pemerintah pusat agar meninjau kembali kebijakan fiskal, terutama kenaikan cukai yang terus meningkat. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi salah satu penyebab utama menurunnya pasar rokok nasional dan menekan laba perusahaan, yang akhirnya berimbas pada pemutusan hubungan kerja.
“Regulasi harus mendukung keberlanjutan industri padat karya, bukan hanya fokus pada pendapatan negara semata,” tegasnya.
Selain itu, legislator dari partai nasionalis ini juga mengingatkan pemerintah daerah untuk menyiapkan solusi konkret. Ia menyarankan beberapa langkah mitigasi, seperti:
- Mendorong diversifikasi ekonomi daerah agar tidak terlalu bergantung pada satu sektor industri.
- Menyiapkan program pelatihan dan peningkatan keterampilan bagi pekerja yang terkena PHK.
- Memperkuat UMKM dan industri kreatif sebagai penopang perekonomian lokal.
Khairul Anam menambahkan, “PHK massal ini harus menjadi peringatan keras bagi kita semua. Ketahanan ekonomi daerah harus terus kita jaga dan tingkatkan, agar tidak terlalu bergantung pada satu sektor saja.”
Ia berharap, pemerintah dan semua pihak terkait mampu mengambil langkah cepat agar krisis ini tidak berlarut-larut dan dampaknya bisa diminimalisir. ig/fa












