BATU, BERITAKATA.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu menargetkan masuk posisi 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur. Mengusung jargon Semangat Juara, kontingen Kota Batu siap berlaga dengan kekuatan penuh, didukung oleh persiapan terencana yang telah berjalan sejak tahun 2023.
Untuk mencapai target ambisius tersebut, KONI Kota Batu telah menyusun program pembinaan komprehensif. Dimulai dengan perancangan strategis pada Rapat Tahunan 2023, program ini berlanjut ke Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot) pada Februari 2024. Prioritas diberikan kepada 48 atlet ring 1 atau peraih medali pada Porprov VIII 2023, yang kemudian disusul oleh pembinaan atlet ring 2.
Perkembangan performa atlet dipantau secara ilmiah dan berkala melalui tes pengukuran fisik dan VO2MAX. Kesiapan mental juga menjadi fokus utama melalui program Character Building yang dirancang untuk memperkokoh semangat juang para atlet.
Kota Batu menerjunkan total 724 orang, yang terdiri dari 535 atlet yakni 298 putra dan 237 putri, didampingi oleh 106 pelatih, 31 asisten pelatih, 14 mekanik, dan 38 anggota satuan tugas (satgas).
“Target kami adalah 40 medali emas untuk bisa menembus 10 besar. Pesaing terberat datang dari kontingen Surabaya dan Kota Malang. Namun, kami optimistis dengan potensi yang kami miliki,” kata Ketua Umum KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi pada Selasa (17/6/2025).
Kontingen Kota Batu akan berlaga di 45 cabang olahraga (cabor), dengan sepak bola menjadi cabor yang mengirimkan atlet terbanyak yakni 47 orang dan panjat tebing paling sedikit yaitu 1 orang. Beberapa cabor yang diandalkan untuk mendulang emas antara lain, Gulat dengan target mempertahankan gelar juara umum.
Kemudian, Tinju, Paralayang, Tarung Derajat, Sambo, Berkuda, E-Sport, Downhill dan dan BMX. Optimisme kontingen Kota Batu semakin membara setelah berhasil meraih prestasi bahkan sebelum Porprov resmi dibuka.
Pada Senin (16/6/2025), cabor balap motor yang berlaga di Sirkuit Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sukses mempersembahkan medali pertama. Diantaranya, medali emas dipersembahkan oleh M. Afin Alfarizi dari nomor perorangan kelas bebek 150cc modifikasi. Kemudian, medali perak diraih oleh Fajar Shodiq dari nomor perorangan kelas bebek 150cc standar.
“Alhamdulillah, ini adalah awal yang sangat baik dan menjadi pemicu semangat bagi cabor lain yang akan bertanding,” katanya.
Sebagai seremoni resmi, pengukuhan dan pelepasan kontingen akan dilaksanakan pada Rabu (18/6/2025) di Balai Kota Among Tani. Acara ini akan ditandai dengan penyerahan pataka kontingen dari Wali Kota Batu, Nurochman, kepada Kepala Satgas, Sumadi.
Sebagai informasi, tren perolehan medali Kota Batu menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa edisi terakhir. Pada Porprov V 2015 memperoleh 6 emas, 4 perak, dan 8 perunggu. Kemudian, Porprov VI 2019 meraih 5 emas, 9 perak, dan 12 perunggu. Selanjutnya, Porprov VII 2022 mendapatkan 11 emas, 20 perak, dan 11 perunggu.
“Di Porprov VIII 2023, kami mendapat 22 emas, 13 perak dan 13 perunggu, dengan peringkat 14,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, KONI Kota Batu telah menyiapkan bonus besar bagi atlet peraih medali. Diantaranya, untuk peraih medali emas senilai Rp 40 juta, medali perak sebesar Rp 20 juta dan medali perunggu senilai Rp 10 juta.
“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh warga Kota Batu agar kontingen kita dapat memenuhi target dan membawa pulang dengan rasa kebanggaan,” tutup Sentot.












