PROBOLINGGO, BERITAKATA.id — Dalam masa 100 hari kerja pertama kepemimpinan Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dan Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, berbagai program inovatif dan peningkatan layanan di sektor kesehatan telah berhasil diluncurkan dan direalisasikan. Fokus utama pembangunan kesehatan ini bertujuan mewujudkan layanan yang merata, responsif, dan inklusif bagi seluruh warga kota.
Transformasi Rumah Sakit dan Pengembangan Infrastruktur Kesehatan
Dua rumah sakit milik pemerintah kota, RSUD dr. Moch Saleh dan RSUD Ar Rozy, mengalami peningkatan fasilitas signifikan. RSUD dr. Moch Saleh menambahkan gedung lobi IGD baru, ruang Presidential Suite, serta layanan hemodialisis di ICU, guna meningkatkan kenyamanan dan layanan bagi pasien pasca-hemodialisa. Wali Kota Aminuddin menyatakan target menjadikan RSUD dr. Moch Saleh sebagai rumah sakit rujukan utama.
Sementara itu, RSUD Ar Rozy meluncurkan lima layanan unggulan baru, termasuk Laser Hemoroid dan program Sahabat Ozy (pengantaran obat gratis), serta menyiapkan diri sebagai rumah sakit rujukan dan destinasi wisata kesehatan (hospital tourism). Pemerintah kota tengah mengusulkan agar RSUD Ar Rozy diangkat sebagai rujukan wilayah tapal kuda.
Penguatan Sistem Digital dan Pencegahan Kematian Ibu dan Bayi
Pemkot Probolinggo memperkenalkan sistem informasi berbasis web, Siskia Probolinggo Cantik Reborn, yang menyajikan data lengkap tentang kehamilan, nifas, pertumbuhan bayi, dan stunting. Sistem ini diharapkan mampu mempercepat deteksi dini dan mengurangi angka kematian ibu dan bayi.
Selain itu, program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dilaksanakan di Puskesmas Jati, menyasar berbagai kelompok usia mulai dari bayi, balita, anak sekolah, remaja, dewasa, hingga lansia. Pemeriksaan rutin ini dilakukan setiap hari ulang tahun warga untuk memastikan kesehatan warga secara menyeluruh.
Kolaborasi dan Intervensi Sosial
Pemkot menjalin kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk mendukung warga kurang mampu yang membutuhkan layanan medis non-BPJS, seperti biaya transportasi rujukan dan perlengkapan medis mendesak. Program ini mendekati target Universal Health Coverage (UHC) 100%, dengan Baznas menjadi pelengkap layanan tersebut.
Selain itu, pemerintah menggelar program Probolinggo Sehat dan Peduli, yang memberikan paket gizi kepada 254 balita berisiko stunting dan bantuan penghargaan kepada 26 veteran sebagai bagian dari penghormatan terhadap pejuang.
Layanan Lansia dan Penguatan Kesehatan Darah
Pemkot meresmikan Pos Lansia di Museum dr. Moch Saleh yang menawarkan layanan medis gratis setiap Sabtu dan Minggu, termasuk cek kesehatan, laboratorium mini, dan konseling khusus lansia. Layanan ini diharapkan mendukung kesehatan lansia tanpa mengganggu waktu keluarga.
Dalam rangka memastikan ketersediaan darah, Kota Probolinggo meluncurkan program Kelompok Donor Darah (KDD) yang membangun jejaring donor siap pakai. Program ini mendapat apresiasi dari PMI Jawa Timur karena mampu memenuhi kebutuhan darah bahkan untuk daerah tetangga.
Pengembangan Gizi dan Promosi Konsumsi Ikan
Melalui kegiatan “NYERBU” (Nyemil Ikan di Hari Rabu), Pemkot mengkampanyekan konsumsi ikan sehat dengan menyediakan olahan ikan murah dan bergizi dari UMKM binaan. Program ini sekaligus mendukung ekonomi lokal dan kesehatan masyarakat.
Puskesmas Sukabumi dan Posyandu aktif melakukan edukasi dan deteksi dini stunting serta mempromosikan pentingnya peran ibu dalam pemberian MPASI dan pengawasan pertumbuhan anak.
Wujudkan Kota Sehat dan Responsif
Wali Kota Aminuddin menegaskan bahwa pembangunan kesehatan merupakan fondasi utama kemajuan Kota Probolinggo. Program-program yang telah diluncurkan akan dilanjutkan dan diperluas dengan prinsip kolaborasi, digitalisasi, dan partisipasi masyarakat. Ia menyatakan, “Kesehatan adalah jantung pembangunan. Tanpa warga yang sehat, pendidikan dan ekonomi tidak akan berjalan.”
Hingga saat ini, berbagai upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga, dari bayi hingga lansia, serta memperkuat sistem layanan kesehatan di Kota Probolinggo. ig/fa












