Warga Net Ngaku Jadi Korban Begal Payudara di Kota Malang, Pelaku Masih Berkeliaran

Tangkapan layar diduga pelaku begal payudara di Jalan Sedap Malam, Kota Malang.

MALANG, BERITAKATA.id – Warga net mengaku jadi korban aksi pelecehan seksual berupa begal payudara terjadi di kawasan Jalan Sedap Malam, Komplek Dewandaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Kejadian ini terekam oleh kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi dan menjadi perhatian publik.

Informasi ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram @malangraya_info berdasarkan laporan dari warganet. Dalam unggahan tersebut, disertakan pula rekaman video yang memperlihatkan aksi pelaku sesaat sebelum dan sesudah kejadian.

Berdasarkan laporan kronologi, peristiwa bermula saat korban sedang berjalan kaki di Komplek Dewandaru, tepatnya di dekat kedai bubur. Saat kejadian, kondisi lingkungan sekitar sudah terang dan ramai oleh aktivitas warga. Korban diketahui sempat berjalan mendahului seorang laki-laki yang sedang berhenti dengan alasan mengikat tali sepatu.

Ketika korban berhenti sejenak untuk membuka aplikasi kamera TikTok di ponselnya, laki-laki tersebut secara tiba-tiba berlari menghampiri korban. Pelaku langsung menabrak korban, melakukan aksi pelecehan dengan meremas payudara korban, dan seketika melarikan diri dari lokasi. Korban langsung berteriak meminta pertolongan hingga akhirnya dibantu oleh warga sekitar.

“Telah terjadi aksi begal pyd4ra di kawasan Jalan Sedap Malam, Lowokwaru, Kota Malang pada hari Minggu (26/4/26) sekitar pukul 06:00 WIB. Aksi pelaku berhasil terekam CCTV di area tersebut.

Tak hanya satu korban, ternyata diduga ada korban lain yang mengalami hal serupa dengan terduga pelaku yang sama. Saat ini, korban sudah melapor ke pihak kepolisian,” dikutip dari akun Instagram @malangraya_info.

Berdasarkan keterangan saksi dan pengamatan visual, ciri-ciri pelaku diidentifikasi sebagai seorang laki-laki, memiliki warna kulit sawo matang, dan tinggi badan diperkirakan sekitar 170 sentimeter. Pihak korban juga mengimbau masyarakat sekitar yang memiliki rekaman CCTV tambahan atau informasi mengenai keberadaan pelaku untuk menghubungi akun Instagram @dethhe atau @diramrtza.

Kasus ini diduga bukan yang pertama kali terjadi. Berdasarkan laporan lanjutan dari warganet lain yang masuk ke akun @malangraya_info, terdapat indikasi bahwa pelaku yang sama pernah melakukan aksi serupa kepada korban lain sebelumnya. Saat ini, korban pertama dilaporkan telah membawa kasus ini ke pihak kepolisian.

Menanggapi kejadian ini, Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pengecekan internal guna memastikan apakah laporan resmi terkait insiden di Jalan Sedap Malam tersebut sudah masuk ke kantornya atau belum.

Meski demikian, Kompol Anang menegaskan bahwa pelaku saat ini belum tertangkap. Ia memastikan pihak kepolisian tidak akan tinggal diam dan akan segera melakukan pengejaran terhadap pelaku berdasarkan bukti-bukti yang beredar di masyarakat.

“Pelaku belum tertangkap, dan kami akan melakukan pengejaran,” tegas Kompol Anang Tri Hananta pada Senin (27/4/2026). (NP/ FAS)

Reporter : Nugraha Perdana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *