Reses, Ning Ayu Nofita Perjuangkan Perbaikan Infrastruktur hingga Layanan BPJS

Ning Ayu Nofita menyerap aspirasi warga dalam reses.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi Golkar, Ning Ayu Nofita Rahmawati, kembali turun ke masyarakat dalam rangka agenda Reses di Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Gending, Dringu, Krejengan, dan Pajarakan, pada Jumat (6/3/2026).

Warga banyak mengeluhkan kerusakan infrastruktur kepada Ning Ayu Nofita.

Reses tahap II masa sidang II ini jadi ajang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan yang terjadi di tingkat desa kepada Ning Ayu.

Dalam dialog hangat tersebut, Ning Ayu mencatat sejumlah isu krusial. Salah satu yang paling banyak dikeluhkan warga adalah kondisi infrastruktur fisik di desa yang membutuhkan perhatian serius. Selain itu, masalah layanan kesehatan juga menjadi sorotan tajam.

“Masyarakat mengeluhkan prosedur BPJS kesehatan yang saat ini dirasa terlalu ruwet. Banyak juga warga yang menyampaikan adanya jenis penyakit tertentu yang ternyata tidak ter-cover. Ini menjadi masukan penting bagi kami di legislatif,” ungkap Ning Ayu.

Sebagai bentuk transparansi kinerja, Ning Ayu juga memaparkan progres kerja yang tengah dilakukan di DPRD Kabupaten Probolinggo.

Saat ini, pihaknya sedang fokus menggarap enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), termasuk regulasi mengenai Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).

Terkait keluhan teknis yang berkaitan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ning Ayu memastikan akan bertindak cepat.

“Jika ada keluhan yang bersentuhan langsung dengan OPD mitra komisi kami, segera kami teruskan untuk ditindaklanjuti. Reses ini lebih dari sekadar silaturahmi, tapi langkah nyata mencarikan solusi,” tegasnya.

Tak hanya soal infrastruktur dan kesehatan, Ning Ayu juga menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ning Ayu yang juga menjabat Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo ini juga menerima laporan bahwa implementasi di lapangan masih ada yang tidak sesuai harapan.

“Kami menyikapi serius keluhan mengenai program MBG ini. Perlu ada perbaikan segera agar program tersebut tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Semua aspirasi ini akan kami kawal dalam rapat-rapat di DPRD,” pungkasnya. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *