Bupati Probolinggo Kerahkan Segala Sumber Daya Tangani Banjir

Bupati Probolinggo langsung turun ke lokasi setelah banjir merendam Kraksaan.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Komitmen Bupati Probolinggo Moh. Haris dalam melindungi warganya diuji saat cuaca ekstrem memicu banjir besar di wilayah Kraksaan dan sekitarnya pada Sabtu malam (21/02/2026).

Menanggapi situasi darurat tersebut, Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris (Gus Haris), bergerak cepat mengerahkan seluruh sumber daya guna memastikan keselamatan warga.

Bupati Probolinggo menyerahkan bantuan sosial bersama Gubernur Jatim.

Hujan deras yang mengguyur sejak sore mengakibatkan genangan setinggi 1,5 meter di sejumlah desa di Kecamatan Kraksaan. Tanpa menunda waktu, Bupati Gus Haris langsung turun ke lapangan pada Minggu (22/02/2026) untuk memimpin proses evakuasi dan memastikan ketersediaan logistik di posko pengungsian.

“Kami melakukan asesmen menyeluruh. Prioritas utama adalah keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar. Selain penanganan darurat, evaluasi teknis infrastruktur sungai menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Bupati Haris saat menemui warga terdampak.

Bupati Probolinggo dan Gubernur Jawa Timur mengunjungi warga pasca banjir.

Bupati menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersiaga penuh. Personel gabungan dari BPBD Kabupaten Probolinggo, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan diterjunkan untuk mengevakuasi warga. Selain personel, alat berat dan armada tangki air dikerahkan untuk mempercepat pembersihan lumpur serta penyedotan genangan agar akses jalan segera pulih.

Langkah taktis Pemkab Probolinggo mendapat dukungan kuat dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pada Senin (23/02/2026), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir langsung di Kraksaan didampingi Bupati Haris untuk menyerahkan bantuan sosial senilai Rp16,1 miliar.

Bupati Probolinggo dan Gubernur mengecek sungai di atas jembatan yang diterjang banjir.

Bantuan tersebut dialokasikan secara komprehensif, mencakup logistik darurat bagi korban bencana. Santunan bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas.
Penguatan BUMDesa untuk percepatan pemulihan ekonomi pascabencana.

“Kami hadir bersama Pak Bupati untuk memastikan intervensi berjalan tepat sasaran. Sinergi antara Pemprov dan Pemkab sangat krusial, baik dalam masa tanggap darurat maupun tahap rehabilitasi nanti,” ujar Gubernur Khofifah saat menyalurkan bantuan sembako.

Bupati Probolinggo mengerahkan segala sumber daya untuk menangani banjir Kraksaan dengan cepat dan tepat.

Melalui koordinasi dan sinergi, kondisi di Kraksaan kini berangsur normal. Fokus pemerintah saat ini telah beralih pada perbaikan tanggul yang jebol, pembersihan sisa banjir, serta evaluasi total sistem drainase wilayah.

Beberapa hari kemudian, Pemkab Probolinggo mengerjakan alar berat untuk normalisasi sungai di sejumlah titik untuk mencegah terjadinya banjir susulan. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *