Bangkitkan Ekonomi Pasca-Perceraian, Pemkot Probolinggo Luncurkan Inovasi Top Cerdik

Kepala Disnaker dan Wali Kota Probolinggo dalam sebuah acara.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) terus mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan mandiri. Untuk mewujudkannya, Disperinaker menggandeng Pengadilan Agama, Persit Kodim 0820, Dinsos, dan Hipmi.

Melalui inovasi bertajuk Top Cerdik (Pelatihan Vokasi bagi Warga Pasca-Perceraian dan Dispensasi Nikah), Disperinaker Pemkot Probolinggo hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat untuk bangkit secara ekonomi dan sosial.

Inovasi Top Cerdik menjadi istimewa karena melibatkan kolaborasi strategis dengan berbagai pihak.

Dengan Pengadilan Agama (PA) Kota Probolinggo, Disperinaker fokus pada perlindungan dan pemberdayaan warga pasca-perceraian. Kerja sama ini memastikan bahwa mereka yang baru saja mengalami transisi hidup mendapatkan pendampingan keterampilan agar mandiri secara finansial.

Dengan Dinas Sosial (Dinsos), Disperinaker menyasar masyarakat rentan (Desil 1–4). Tak sekadar pelatihan Laundry dan Kuliner, peserta juga mendapatkan bantuan sarana prasarana seperti mesin cuci dan alat masak untuk langsung memulai usaha. Portal Informasi Dinsos Kota Probolinggo menjadi basis data utama ketepatan sasaran program ini.

Bersama Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), Disperinaker menjawab tantangan sektor konstruksi melalui pelatihan Pemasangan Baja Ringan. Sinergi ini menjamin lulusan pelatihan langsung terhubung dengan dunia usaha di bawah naungan Hipmi Kota Probolinggo.

Dengan PERSIT Kodim 0820, Disperinaker membangun kolaborasi dalam pelatihan Tata Rias Pengantin guna meningkatkan kapasitas perempuan dalam ekonomi kreatif.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja menegaskan bahwa program ini dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.

“Pada Tahun Anggaran 2025, sebanyak 656 peserta telah mengikuti pelatihan berbasis unit kompetensi. Kami ingin mereka tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga sikap kerja profesional untuk berwirausaha maupun terserap di dunia usaha,” ujar Kepala Disperinaker, Jumat (30/1/2026).

18 Kejuruan Unggulan untuk Masa Depan

Program ini menawarkan pilihan pelatihan yang sangat beragam, mulai dari Barista, Content Creator, Digital Marketing, Las Listrik, Otomotif, Desain Grafis, hingga Tata Rias Salon.

Semua proses pembelajaran mengombinasikan teori dan praktik intensif dengan instruktur berpengalaman.

Dengan langkah ini, Pemkot Probolinggo membuktikan bahwa pelayanan publik tidak hanya berhenti pada urusan administratif, tetapi hadir secara inklusif dan humanis untuk meningkatkan kesejahteraan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *