Jadi yang Pertama, Pemkot Malang Serahkan Mobil Operasional Samsat Keliling

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyerahkan satu unit mobil operasional layanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) atau Samsat Keliling di halaman depan Balaikota Malang pada Senin (26/1/2026).

MALANG, BERITAKATA.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyerahkan satu unit mobil operasional layanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) atau Samsat Keliling di halaman depan Balaikota Malang pada Senin (26/1/2026). Langkah ini menjadikan Kota Malang sebagai daerah pertama di Jawa Timur yang memenuhi kewajiban penyerahan kendaraan operasional layanan pajak setelah diterapkannya sistem bagi hasil (opsen) dari pemerintah provinsi.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa penyerahan unit kendaraan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menindaklanjuti regulasi opsen pajak dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kendaraan ini nantinya akan dioperasikan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur.

“Ini adalah kewajiban tiap Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah menerima opsen dari Provinsi. Kita harus menyerahkan satu kendaraan operasional yang akan digunakan untuk layanan, terutama terkait dengan pajak yang akan dilakukan oleh UPT dari Bapenda Provinsi Jawa Timur,” ujar Wahyu Hidayat pada Senin (26/1/2026).

Wahyu menekankan bahwa Kota Malang menjadi pionir dalam pemenuhan kewajiban ini di wilayah Jawa Timur. Ia meyakini percepatan penyediaan sarana ini akan memberikan dampak positif pada optimalisasi pendapatan daerah.

“Pemerintah Kota Malang ini di Jawa Timur yang pertama yang telah menyerahkan kendaraan operasional ini. Karena kami sadar bahwa kendaraan operasional ini juga nanti dalam mobilenya, dalam kelilingnya, ini juga akan membuat dampak positifnya,” jelasnya.

Pengadaan mobil operasional ini bersumber dari pembagian dana opsen yang dikelola secara sharing antara provinsi dan kota. Wahyu mengatakan optimismenya bahwa mobilitas layanan ini akan memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak, terutama pada acara-acara besar dan di tingkat kecamatan.

“Saya optimis karena masyarakat akan lebih mudah karena kita datang ke tempat-tempat lokasi, kita proaktif ke tengah-tengah masyarakat. Apabila ada event-event apapun, masyarakat apabila ingin membayar pajaknya akan lebih mudah di tempat kegiatan tersebut, termasuk juga nanti di kecamatan-kecamatan,” jelas Wahyu.

Rencananya, selain penempatan di titik keramaian, layanan pajak juga akan dibuka di kantor-kantor kecamatan untuk mendekatkan akses bagi warga yang tinggal jauh dari pusat layanan terpadu.

Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto, memaparkan rincian target pendapatan yang dibebankan pada sektor opsen pajak kendaraan bermotor tahun ini. Menurutnya, keberadaan mobil Samsat Keliling sangat krusial untuk mengejar target sebesar Rp192 miliar.

“Targetnya Rp192 miliar di tahun ini, itu dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Untuk Opsen PKB itu Rp132,4 miliar dan BBNKB itu Rp60,5 miliar,” ungkap Handi.

Mobil operasional yang baru diserahkan ini akan diintegrasikan dengan program unggulan Bapenda lainnya untuk menjangkau pemukiman warga secara langsung.

“Mobil ini akan mobile setiap hari di tempat keramaian tertentu, di event tertentu, untuk menjemput bola. Rencananya nanti juga akan kami sandingkan dengan Bapenda Sambang Kelurahan, Sambang Warga, Sambang Perumahan,” kata Handi.

Hingga pada 22 Januari 2026, Bapenda Kota Malang mencatatkan performa positif dengan perolehan pajak daerah yang telah menembus angka puluhan miliar rupiah dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.

“Per 22 Januari 2026 kemarin, kami sudah membukukan Rp44,1 miliar. Jadi itu di 21 hari awal 2026 ini. Target kami di tahun 2026 itu Rp872,9 miliar,” tutur Handi secara rinci.

Handi juga membuka peluang untuk melakukan penyesuaian target pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) mendatang jika tren pertumbuhan pajak terus menunjukkan grafik yang stabil dan positif.

“Sambil melihat tren nanti kalau dalam perjalanannya trennya bagus, positif, di perubahan anggaran keuangan (PAK) tentu akan kami maksimalkan lagi targetnya,” pungkasnya. ig/nn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *