PROBOLINGGO, BERITAKATA.id — Pemerintah Kabupaten Probolinggo tetap fokus memperbaiki infrastruktur jalan meskipun menghadapi keterbatasan anggaran fiskal. Hingga tahun 2025, sebanyak 75 ruas jalan di wilayah tersebut berhasil diselesaikan perbaikannya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo Hengki Cahjo Saputra mengatakan, keberhasilan ini berkat strategi kerja kolektif lintas instansi yang diterapkan di bawah kepemimpinan Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris dan Wakil Bupati Ra Fahmi AHZ.
“Perbaikan dilakukan tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga memanfaatkan sumber daya non-APBD secara maksimal. Kolaborasi menjadi kunci utama,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (10/12/2025).
Hengki menjelaskan, rincian penanganan jalan selama 2025 meliputi 42 ruas melalui pemeliharaan rutin, 17 ruas jalan dengan pekerjaan konstruksi peningkatan, dan 16 ruas yang diperbaiki oleh kontraktor tol sebagai tanggung jawab atas dampak lalu lintas alat berat. Selain itu, sejumlah ruas jalan menuju objek wisata dikerjakan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Menurutnya, kerja sama lintas elemen seperti pemerintah daerah, pemerintah desa, swasta, dan perusahaan yang menjalankan CSR memungkinkan pengerjaan infrastruktur tetap berjalan masif, meski anggaran daerah terbatas.
Sementara itu, Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris menegaskan, keterbatasan anggaran tidak menghalangi pelayanan kepada masyarakat. Ia menambahkan, model kerja gotong royong tersebut merupakan solusi efektif mempercepat pembangunan infrastruktur.
“Perbaikan jalan tidak bisa sepenuhnya bergantung pada APBD. Dibutuhkan kolaborasi lintas instansi dan pihak swasta agar target pembangunan berjalan optimal,” katanya.
Gus Haris berharap, keberhasilan ini bisa memberi dampak positif terhadap mobilitas warga dan ekonomi lokal. Ia juga menegaskan, tahun depan perbaikan jalan akan kembali dilakukan di ruas-ruas jalan yang rusak di wilayah lainnya. ig/fa












