Tekan Inflasi Melalui Pasar Murah Bersubsidi

Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami menyerahkan paket sembako pasar murah bersubsidi secara simbolis kepada warga.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi dan menekan inflasi, Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui DKUPP menggelar program Pasar Murah Bersubsidi yang berlangsung di 24 kecamatan, pada 14 Oktober hingga 14 November 2024.

Kegiatan ini merupakan respons nyata atas tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini.

Pada Jumat, 18 Oktober 2024, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami, hadir secara simbolis untuk menyerahkan paket sembako kepada warga Kecamatan Pakuniran.

“Alhamdulillah, Pasar Murah Bersubsidi On The Spot berjalan lancar. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk membantu masyarakat menghadapi inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi lokal,” ungkap Taufik.

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan kelima dari jadwal yang telah ditetapkan, setelah sebelumnya sukses digelar di Kecamatan Paiton, Kotaanyar, Kraksaan, dan Pajarakan. Kegiatan ini kemudian sukses digelar di-24 kecamatan.

Dalam setiap kegiatan pasar murah, masyarakat dapat memperoleh paket sembako yang terdiri dari 5 kilogram beras medium, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng. Setiap kecamatan ditargetkan untuk menjual sebanyak 1.649 paket, mencakup total 39.576 paket sembako yang telah dipersiapkan.

Paket sembako tersebut awalnya dijual dengan harga Rp 106.000 per paket. Namun, berkat subsidi dari pemerintah sebesar Rp 26.000 per paket, masyarakat hanya perlu membayar Rp 80.000. DKUPP telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk mendukung kegiatan Tanggap Inflasi ini.

Subsidi ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan, serta memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Diharapkan, pasar murah ini dapat membantu menjaga daya beli masyarakat dan memberikan akses yang lebih baik terhadap kebutuhan pokok. Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Taufik Alami.

Dengan langkah strategis ini, Pemkab Probolinggo membuktikan keseriusannya dalam menjaga kestabilan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memberikan harapan di tengah tantangan global yang tidak kunjung usai. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *