PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Dalam upaya menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Probolinggo menggelar program Pasar Murah Bersubsidi. Kegiatan ini telah digelar di s24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo mulai dari tanggal 14 Oktober hingga 14 November 2024.
Mehdinsareza Wiriarsa, Kepala Bidang Perdagangan DKUPP, mengungkapkan harapannya agar program ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat.
“Kegiatan pasar murah ini tidak hanya sekadar menyediakan bahan kebutuhan pokok, tetapi juga diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi,” ucap Mehdinsareza, Minggu (1/12/2024).
Setiap paket sembako yang ditawarkan dalam program ini terdiri dari 5 kilogram beras medium, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng. Dalam setiap kecamatan, DKUPP menargetkan penjualan sebanyak 1.649 paket, yang berarti total ada 39.576 paket sembako yang telah disiapkan untuk masyarakat.
Paket sembako yang sebelumnya dijual seharga Rp 106.000 per paket, kini dapat diperoleh oleh masyarakat hanya dengan membayar Rp 80.000 berkat subsidi pemerintah sebesar Rp 26.000 per paket.
“Kami telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk mendukung kegiatan Tanggap Inflasi ini, agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” tambah Mehdinsareza.
Program pasar murah bersubsidi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo dalam menghadapi tantangan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan mereka. Dengan adanya dukungan dari pemerintah, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka dengan lebih mudah dan terjangkau.
Melalui inisiatif ini, DKUPP Kabupaten Probolinggo berkomitmen untuk terus berupaya menjaga kesejahteraan masyarakat dan menjawab tantangan yang ada di tengah kondisi ekonomi saat ini. Mari kita dukung program ini dan manfaatkan kesempatan untuk mendapatkan sembako dengan harga yang lebih murah. ig/fa












