Meringankan Beban Pengeluaran Bulanan dan Ekonomi Warga

Sejumlah warga menyerbu pasar murah bersubsidi dengan penuh antusias.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Sejumlah warga Kabupaten Probolinggo menunjukkan antusiasme yang tinggi saat mengikuti Pasar Murah Bersubsidi yang digelar oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Probolinggo. Acara ini berlangsung di 24 kecamatan dan berhasil menarik perhatian masyarakat.

Enam warga yang diwawancarai memberikan tanggapan positif mengenai acara ini. Amir (26), warga Kecamatan Krejengan yang juga seorang petani, mengungkapkan, “Saya sangat senang dengan adanya pasar murah ini. Harga sembako disini jauh lebih terjangkau dibandingkan di pasar biasa. Ini sangat membantu keluarga kecil seperti saya.”

Siti (49), seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Paiton, menambahkan, “Kualitas barang yang dijual juga cukup baik. Saya bisa membeli beras, minyak goreng, dan bahan pokok lainnya dengan harga yang lebih murah. Ini sangat meringankan beban pengeluaran bulanan kami.”

Dalam kesempatan yang sama, Budi (16), seorang warga Kecamatan Tongas, mengungkapkan bahwa pasar murah ini tidak hanya menguntungkan orang dewasa, tetapi juga bermanfaat bagi para pelajar.

“Teman-teman saya juga merasa senang karena bisa membantu orang tua membeli sembako dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Rina (35), seorang pedagang kecil Kecamatan Krucil, mengungkapkan dukungannya terhadap inisiatif DKUPP. “Saya berharap acara ini bisa diadakan secara rutin. Selain membantu masyarakat, ini juga bisa mendukung perekonomian lokal,” katanya.

Selanjutnya, Rudi (37), seorang pengusaha kecil Kecamatan Sukapura, menilai bahwa pasar murah bersubsidi ini merupakan langkah positif untuk mengatasi inflasi. “Dengan harga sembako yang stabil dan terjangkau, saya yakin masyarakat akan lebih sejahtera,” ujar Rudi.

Terakhir, Nina, seorang lansia yang tinggal di desa Kecamatan Kraksaan, mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah atas terselenggaranya pasar murah ini. Kami yang tidak memiliki banyak uang sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini,” tuturnya.

Kegiatan Pasar Murah Bersubsidi ini dianggap sebagai langkah cerdas dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat serta meningkatkan kepuasan konsumen di Kabupaten Probolinggo. DKUPP berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program serupa demi kesejahteraan masyarakat.

Diketahui, setiap paket sembako yang ditawarkan dalam program ini terdiri dari 5 kilogram beras medium, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng. Dalam setiap kecamatan, DKUPP menargetkan penjualan sebanyak 1.649 paket, yang berarti total ada 39.576 paket sembako yang telah disiapkan untuk masyarakat.

Paket sembako yang sebelumnya dijual seharga Rp 106.000 per paket, kini dapat diperoleh oleh masyarakat hanya dengan membayar Rp 80.000 berkat subsidi pemerintah sebesar Rp 26.000 per paket. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *