PROBOLINGGO, BERITAKATA.id Kelompok Masyarakat (Pokmas) Srikandi Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, mengadakan pelatihan budidaya tanaman hidroponik untuk warga setempat, di Ombass Cafe, Selasa (29/10/2024).
Pelatihan ini dihadiri 50 peserta dari tujuh Rukun Warga (RW) di Kelurahan Kademangan, serta diikuti oleh anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi, anggota bank sampah, dan kaum difabel.
Acara dibuka langsung oleh Lurah Kademangan, Bagus Prasetyo.
Lurah Bagus menyampaikan sambutan dari Pj Wali Kota Probolinggo, Muhammad Taufik Kurniawan.
Dalam sambutannya, Bagus menekankan keunggulan Kelompok Peduli Lingkungan Kelurahan Kademangan sebagai salah satu kelompok swadaya masyarakat yang berdedikasi tinggi.

Ia menyampaikan bahwa kelompok ini telah melakukan berbagai terobosan dan inovasi berkat dukungan dari APBD Kota Probolinggo dan pendanaan swadaya.
Semua upaya tersebut dilaksanakan demi mencapai misi menciptakan lingkungan BERSERI—bersih, sehat, rapi, dan indah.
Pj Walikota juga mengingatkan bahwa prestasi Kelurahan Kademangan yang meraih penghargaan BERSERI tingkat provinsi tidak dicapai dengan mudah, tetapi melalui dedikasi dan kerja keras seluruh warga yang bahkan berlanjut sejak masa pandemi COVID-19.
Prestasi ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari kecamatan, kelurahan, Dinas Lingkungan Hidup, hingga pengendalian penduduk dan stakeholder lainnya.
“Lebih lanjut, pak Taufik menekankan bahwa prestasi ini tidak boleh menjadi alasan untuk merasa puas atau berhenti berinovasi. Sebaliknya, penghargaan ini seharusnya menjadi pendorong dan tanggung jawab bagi kader-kader lingkungan untuk menjadi contoh bagi kelurahan lain, dengan terus berupaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan demi kemajuan bersama,” tutup Bagus mengakhiri sambutan.
Sementara itu, Ketua Pokmas Srikandi, Indah Winarti, mengungkapkan bahwa pelatihan ini diselenggarakan atas undangan dari para kader penggerak lingkungan serta anggota KWT Srikandi.

“Tujuannya, masyarakat bisa memanfaatkan lahan sempit untuk menanam tumbuhan hidroponik yang berguna untuk kebutuhan pribadi, terutama untuk keperluan dapur,” ujar Indah.
Menurut Indah, metode hidroponik ini dapat diterapkan dengan biaya yang terjangkau dan menghasilkan tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.
Selain meningkatkan keterampilan warga dalam bercocok tanam, pelatihan ini juga bertujuan memperkuat komitmen lingkungan di Kelurahan Kademangan.
“Harapannya, setelah sebelumnya kita berhasil menang dalam lomba kelurahan berseri, masyarakat bisa lebih termotivasi untuk menjaga kelestarian lingkungan di kelurahan ini,” tambah Indah.
Narasumber yang dihadirkan dalam pelatihan ini adalah penyuluh dari Dinas Pertanian Kota Probolinggo, Amelia Juniati yang memberikan materi dan praktik langsung mengenai teknik dasar budidaya hidroponik. ig/fa












