PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Menjelang pemilihan Bupati Probolinggo November 2024, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki ketua baru.
Dia adalah Fahmi Abdul Haq Zaini, salah satu keluarga pengasuh Ponpes Nurul Jadid Paiton.
Kabar bahwa Fahmi resmi menjabat ketua DPC PKB awalnya berasal dari poster yang beredar di media sosial.
Dalam poster tersebut, Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar menyerahkan SK kepengurusan DPC PKB kepada Fahmi.
Terdapat logo Lora Bergerak tuk Perubahan (LBP) dan PKB pada poster tersebut.
Kepastian bahwa Fahmi menjabat sebagai ketua DPC juga ditegaskan oleh Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Ali Wafa.
Ali Wafa menerima SK kepengurusan terbaru DPC PKB Kabupaten Probolinggo dari utusan PKB, yakni Gus Fatih.
"Gus Fatih menyerahkan SK pengurus DPC PKB, tadi pukul 08.15 WIB di kantor KPU," kata Ali Wafa, Jumat (31/5/2024).
Dengan munculnya SK tersebut, Fahmi secara resmi menggantikan Abdul Malik Haramain sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo yang lama.
Proses transisi pergantian ketua di tubuh PKB cukup dinamis dan menyita perhatian publik.
Pasalnya, sebelum dijabat oleh Fahmi, ketua PKB sempat dijabat oleh ketua karteker Faisol Riza yang merupakan anggota DPR RI.
Kini, Fahmi telah resmi menjadi orang nomor satu di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Probolinggo. Fahmi tidak asing dengan PKB. Sebab, ayahandanya, almarhum KH Abdul Haq Zaini, pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro PKB.
Dalam dinamika politik terbaru, kader PKB bergerilya untuk maju dalam Pilbup.
Dua kader PKB sama-sama mendaftar sebagai bakal calon Bupati melalui PDIP belum lama ini.
Mereka adalah Fahmi, dan Zainal Arifin. Zainal Arifin merupakan kader PKB yang sudah memasang banner sebagai calon Bupati Probolinggo 2024 di mana-mana.
Publik menunggu jawaban, apakah rekomendasi DPP PKB akan jatuh kepada Fahmi atau Zainal Arifin.
Yang jelas, PKB harus berkoalisi untuk mengusung pasangan calon.
PKB yang hanya meraih 9 kursi pada Pemilu Februari 2024 lalu, butuh tambahan satu kursi partai lagi. Sementara PKS yang memiliki 1 kursi DPRD, sudah berlabuh ke koalisi raksasa pendukung Gus Haris. ig/fa












