PROBOLINGGO, BERITAKATA.id– Supriyanto, kepala Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendaftar sebagai calon bupati ke kantor DPC PDIP Kamis (30/5/2024).
Supriyanto merupakan Ketua Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Kabupaten Probolinggo. Dia diantar ratusan kepala desa dan ratusan perangkat desa saat mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran di partai berlogo banteng tersebut.
Supriyanto mengatakan, dirinya mendaftar sebagai bakal calon kepala daerah melalui PDIP karena melaksanakan aspirasi para kepala dan perangkat desa yang tergabung dalam Papdesi.
"Agar kepala desa tidak dipandang sebelah mata. Kami aparatur pemerintahan di tingkat paling bawah," kata Supriyanto.
Menurut Supriyanto, kepala dan perangkat desa punya peran. Maka dari itu, kontestasi Pilkada menjadi ajang pembuktian kepada masyarakat.
"Kita punya branding di mata politisi. Maka inilah momen bagi kita untuk memberikan warna dan corak dalam pesta demokrasi," tandas Supriyanto.
Supriyanto menambahkan, langkah berani yang dia ambil sambil menunggu respons publik dan melihat cek ombak.
"Saya juga tidak spesifik daftar cabup dan cawabup. Saya pasrah ke partai saja. Cuma ngisi formulir bakal calon kepala daerah atau wakil kepala daerah," ujar Supriyanto.
Ditanya mengenai flyer dirinya disandingkan dengan Zulmi Noor Hasani, Supriyanto enggan menjawab.
"Ini terlalu awal. Saya belum bisa menjawab. Ini terlalu awal. Biar dinamis dulu. Kalau saya memutuskan bergandeng dengan si A, si B, si C, terlalu dini. Mohon dimaklumi. Semua terserah partai," pungkas Supriyanto.
Diketahui, sejumlah tokoh telah mendaftar sebagai calon bupati melalui PDIP. Di antaranya, salah seorang pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong M. Haris, keluarga pengasuh Ponpes Nurul Jadid Fahmi Abdul Haq Zaini, kader PKB Zainal Arifin, dan kader PDIP Zulmi Noor Hasani. ig/fa












