PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Pj Bupati Probolinggo Jawa Timur, Ugas Irwanto, kaget karena baru mengetahui di hutan kota Kraksaan ada stand UMKM yang menjual makanan dan olahan ala kafe dan restoran.
Hal itu diungkapkan Pj Bupati setelah menghadiri kegiatan di hutan Kota Kraksaan pada Sabtu (16/12/2023).
Pj Bupati mendatangi 8 stan UMKM yang menjual aneka makanan dan minuman yang murah meriah tapi enak dan lezat, tidak kalah dengan makanan dan minuman yang ada di kafe, hotel dan restoran.
"Ini saya baru dua atau tiga kali ke hutan kota Kraksaan ini. Saya kaget ternyata di sini sudah ada stan UMKM yang menjual makanan dan minuman murah meriah tapi tidak kalah dengan yang dijual di kafe-kafe atau restoran," tegas Pj Bupati Ugas.
Ugas mencontohkan minuman wedang jahe atau wedang serai. Minuman ini unik enak dan menyehatkan. Jarang dijual di tempat umum kecuali tempat-tempat tertentu dan itu pun dijual di restoran atau kafe berkelas.
Nasi gudeg yang dijual di stand UMKM juga bikin Pj Bupati terkejut.
"Kok bisa ada yang jual nasi gudeg di sini. Setelah saya tanya ternyata yang jual warga Kecamatan Pakuniran. Dulu pernah kerja jualan nasi gudeg di Solo. Rasanya pasti tidak akan jauh beda dengan nasi gudeg yang ada di Jawa Tengah maupun di Jogjakarta, bisa dicoba," jelas Pj Bupati.
Makanan unik lainnya yang patut dicoba, kata Pj Bupati, adalah rujak gubit atau rujak erok-erok. Saking doyannya, Pj Bupati doyan mengkonsumsi rujak gubit bahkan sampai menghabiskan 2 mangkok.
"Jadi kuliner di hutan Kota Kraksaan lengkap, cocok untuk anak-anak maupun keluarga. Kuliner di sini bisa dinikmati di tempat yang sejuk dan rindang karena berada di dalam hutan kota yang dipenuhi pepohonan yang hijau," imbuh Pj Bupati.
Pj Bupati Ugas mengungkapkan, pemkab mengembangkan pusat kuliner di hutan Kota Kraksaan dan Stadion Gelora Merdeka pada 2024.
Pagar dan stand UMKM permanen hutan Kota Kraksaan nantinya akan dibongkar melalui sosialisasi, karena hutan kota akan dibikin nuansa atau konsep terbuka. Stan UMKM akan ditata agar lebih rapi dan cantik, lalu dibangun sanitasi dan pembuangan air.
"Hutan Kota Kraksaan nantinya dibikin terbuka untuk masyarakat, perekonomian, keluarga dan kegiatan sosial lainnya," tukas Pj Bupati.
Desi, penjual Bakso Taichan berterima kasih kepada Pj Bupati yang segera memperbaiki atau menata ulang hutan kota Kraksaan untuk menggerakkan perekonomian.
"Terima kasih Pak Bupati, nanti setelah hutan kota Kraksaan ini dibuat dengan konsep terbuka maka masyarakat akan banyak yang ke sini dan mencicipi kuliner UMKM. Karena masyarakat banyak yang tidak mengetahui jika di dalam hutan kota ada kukiner," kata Desi.
Menurut Desi, stan kuliner buka setiap hari dari pagi hingga sore. Pada Sabtu dan Minggu stan kuliner ramai dikunjungi keluarga dan remaja.
"Biasanya, pengunjung beli bakso, terus anaknya beli camilan di stan lain. Menikmati kuliner di sini sangat digemari oleh masyarakat. Di sini cocok untuk dibuat kegiatan seperti hangout, rapat, maupun rekreasi keluarga. Sekali lagi, terima kasih Bapak Bupati Ugas Irwanto," pungkas Desi.
Diketahui, total ada 8 stan UMKM hutan Kota Kraksaan. Kuliner yang siap memanjakan lidah pengunjung di antaranya aneka wedang, jeruk peras, nasi jagung, dimsum, kue wolu, es teler durian, nasi gudeg, rujak erok, bakso taichan, dan kuliner lezat lainnya.
Hutan Kota Kraksaan cocok untuk dijadikan tempat rekreasi atau liburan bagi keluarga karena bisa menikmati kuliner sambil menikmati udara segar dan pemandangan hijau hutan di tengah kota. Fasilitas bermain anak pun tersedia. ig/**/fa












