Dinas PMD Proyeksikan Kerjasama Desa Dengan Pihak Ketiga

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo menggelar proyeksi kerjasama desa dengan pihak ketiga dalam upaya membangun kawasan ekonomi pedesaan agriculture menuju desa mandiri sejahtera, Senin (20/11/2023).

Acara ini berlangsung di ruang PRIC Mal Pelayanan Publik Kabupaten Probolinggo dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Sukapura, Camat Sumber, Kepala Desa, BUMDesa, dan Pendamping Desa dari Kecamatan Sukapura dan Sumber.

Kepala Bidang Penataan dan Kerjasama Desa DPMD Kabupaten Probolinggo, Setiadi Agus Prakoso, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk kawasan pedesaan agriculture dan mengembangkan potensi desa di satu kecamatan, melalui kerjasama antara desa melalui BUMDesa dengan pihak ketiga.

"Harapannya dengan adanya kerjasama BUMDesa dengan pihak ketiga dalam satu kawasan, dapat menjadi pemicu ekonomi desa, mendulang PADesa, serta mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera," ungkapnya.

Menurut Prakoso, setelah pertemuan ini, Direktur Utama PT Puspa Agro, M. Diah Agus Muslim, akan melakukan survei lokasi dan mendalami potensi desa untuk kemudian menjalin kerjasama.

"Nanti BUMDesa yang akan kontrak kerjasama melakukan pengiriman sayur ke PT Puspa Agro kalau terjadi kesepakatan harga," tambahnya.

Kecamatan Sumber dan Sukapura dipilih sebagai pilot project rencana pembangunan kawasan pedesaan berbasis potensi desa.

Prakoso menekankan bahwa menuju pembangunan kawasan pedesaan merupakan langkah panjang, dan melalui kerjasama dengan pihak ketiga, langkah awal dapat diambil untuk menciptakan pasar dan stabilisasi harga hasil pertanian.

Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo, Fathur Rozi, menyoroti pentingnya Pendapatan Asli Desa (PADesa) untuk mensejahterakan desa dan masyarakat.

"Desa harus mampu menangkap peluang yang ada, khususnya berkaitan dengan potensi desa. Salah satu cara untuk mendapatkan PADesa yang besar adalah melalui BUMDesa," ujarnya.

Rozi juga menekankan bahwa BUMDesa perlu mampu melakukan jaringan kerjasama, seperti yang diupayakan antara desa-desa di Kecamatan Sumber dan Sukapura dengan PT Puspa Agro.

Peserta diharapkan dapat menyampaikan semua potensi dan peluang yang bisa dikerjasamakan untuk mendukung terbentuknya kawasan pedesaan agriculture yang berdaya saing. ig/fat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *