PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Dua perusahaan yang beroperasi di PLTU Paiton Probolinggo, Jawa Timur, selalu hadir dalam setiap rapat bersama Pemkab Probolinggo. Yakni PE dan POMI.
PT Paiton Energy (PE) bersama PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI) terus mengintegrasikan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) dengan prioritas pembangunan daerah yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Langkah ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Salah satu implementasi nyata dari komitmen ini adalah kehadiran PE dan POMI dalam setiap rapat koordinasi (Rakor) yang bertujuan untuk menyelaraskan program TJSL dengan kebutuhan pembangunan daerah. Dalam Rakor yang berlangsung pada 7 Januari, perusahaan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, dengan tekad memperkuat sinergi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam rangka membangun dan memperkuat kemitraan, PE dan POMI mengadopsi pendekatan kolaboratif dengan menerapkan konsep Penta Helix dalam pelaksanaan program bertema Paiton bErsiNERGY. Konsep ini mendorong kerja sama yang erat antara perusahaan, pemerintah, akademisi, komunitas, serta media massa, untuk memastikan dampak yang luas bagi masyarakat dan lingkungan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.
“Kami berkomitmen untuk mendukung pembangunan sosial dan lingkungan berkelanjutan di Kabupaten Probolinggo melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Perusahaan tidak bisa berdiri sendiri tanpa melibatkan dan memberi kontribusi kepada masyarakat,” ungkap Fazil Erwin Alfitri, Presiden Direktur PT Paiton Energy, dalam pernyataannya, Kamis (23/1/2025).
Sejalan dengan itu, Sugiyanto, Presiden Direktur PT POMI, menegaskan pentingnya sinergi yang kuat antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. “Fondasi yang kokoh ini sangat penting dalam menciptakan nilai bersama serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan daerah,” ujarnya.
Sebagai bentuk nyata dari komitmen ini, PE dan POMI telah melaksanakan berbagai program sosial dan lingkungan, mulai dari pelatihan kewirausahaan, pemberian beasiswa, hingga upaya pelestarian lingkungan melalui penghijauan di kawasan perhutanan sosial. Dukungan terhadap pendidikan dan peningkatan kapasitas masyarakat lokal juga menjadi fokus utama dalam agenda TJSL perusahaan.
Forum TJSL Kabupaten Probolinggo menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting dalam perencanaan hingga evaluasi program TJSL untuk memastikan transparansi dan keberlanjutan. “Dengan melibatkan masyarakat, kami yakin bahwa setiap inisiatif akan memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan,” jelas Sugiyanto.
Melalui langkah-langkah strategis ini, PE dan POMI berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Probolinggo, menciptakan sinergi yang bermanfaat untuk masa depan yang lebih baik. ig/fa












