BERITAKATA.id – Dalam upaya meningkatkan gizi masyarakat sekaligus memberdayakan ekonomi lokal, pemerintah menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung petani lokal serta pelaku usaha pangan dalam negeri.
Dilansir dari kompas.com. Untuk menjadi mitra MBG, pemerintah menetapkan tiga syarat utama. Pertama, calon mitra harus memiliki usaha yang bergerak di bidang penyediaan makanan bergizi, seperti UMKM, koperasi, atau lembaga terkait.
Kedua, mitra diwajibkan menggunakan bahan pangan lokal sebagai bahan utama guna mendukung kesejahteraan petani dan produksi pangan dalam negeri.
Ketiga, mitra harus memiliki dokumen resmi, yaitu Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Bergabung sebagai mitra MBG memberikan berbagai keuntungan. Selain berkontribusi pada peningkatan gizi masyarakat, mitra juga memiliki peluang untuk memperluas jaringan usaha, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat keberlanjutan bisnis mereka.
Pendaftaran mitra tidak dipungut biaya, sehingga pemerintah mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan program ini.
Pendaftaran sebagai mitra MBG dapat dilakukan melalui situs resmi Badan Gizi Nasional di mitra.bgn.go.id. Prosesnya cukup mudah, dimulai dengan membuat akun baru dan melengkapi formulir pendaftaran dengan data diri seperti nama, email, nomor telepon, tipe usaha, dan kata sandi. Setelah itu, calon mitra harus mengunggah dokumen administratif yang dibutuhkan.
Setelah pendaftaran, Badan Gizi Nasional akan melakukan verifikasi data dan kemampuan penyediaan makanan bergizi sebelum menyetujui pendaftaran mitra.
Melalui program ini, pemerintah berharap menciptakan ekosistem yang mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal dengan mengutamakan bahan pangan dalam negeri. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat membuka peluang baru bagi UMKM di bidang pangan untuk terus berkembang. ig/fat












