MALANG, BERITAKATA.ID – Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang menerima apresiasi tinggi oleh Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) di ajang Indonesia Water Forum 2024 & PERPAMSI Awards 2024.
Perumda Tugu Tirta merengkuh prestasi juara pertama BUMD Air Minum (Best Performance) di kategori Cluster Big tingkat nasional.
Dari 74 BUMD yang dinilai oleh para juri profesional yang berkompeten di bidang air minum, Perumda Tugu Tirta berhasil menembus posisi puncak. Seluruh PDAM atau sebanyak 398 BUMD air minum se-Indonesia hadir dalam momen penganugrahan.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Tugu Tirta, Priyo Sudibyo SE, S.Sos, MM mengucapkan syukur dan berterima kasih atas apresiasi tinggi yang diberikan. Dikatakannya, bahwa penghargaan ini menandai langkah awal yang positif bagi pihaknya.
Priyo ingin terus membawa transformasi Perumda Tugu Tirta menjadi BUMD Air Minum terbaik yang terus berprestasi, terus berinovasi dan menjadi role model bagi PDAM lain se-Indonesia.
"Sesuai visi dan misi yang kami usung, yakni ingin mewujudkan Perumda Tugu Tirta yang kuat dan militan di internal, mampu bersinergi dengan mitra kerja dan seluruh stakeholder air minum di Tanah Air serta bertransformasi kian menjanjikan," kata Priyo, Jumat (6/9/2024).
Pria yang akrab disapa Bogank ini berharap, penghargaan yang ada tak lantas membuat jajarannya berpuas diri. Namun, akan memotivasi Perumda Tugu Tirta berkembang semakin fenomenal dan mengedepankan pelayanan prima bagi masyarakat Kota Malang.
Penghargaan diterima di Jalan Expo Kemayoran Jakarta, Rabu (28/8/24) siang beberapa waktu lalu. Penghargaan bergengsi ini diberikan berkat soliditas, sinergitas dan profesionalitas.
Penilaian juga meliputi gerak cepat Dirut Perumda Tugu Tirta membangun sinergitas dengan Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang dan Perumda Among Tirta Kota Batu, sehingga sekarang komunikasi terjalin baik, hubungan menjadi harmonis dan kerjasama berjalan mulus.
Keberhasilan Perumda Tugu Tirta mengawal proses penyambungan pipa (tapping) jaringan Sumberpitu di Pulungdowo, beberapa waktu lalu juga menjadi nilai plus.
"Nyaris atau bahkan tidak ada complain dari pelanggan selama berlangsungnya proses tapping yang memakan waktu tiga hari. Padahal jumlah pelanggan berpotensi terdampak sekitar 26.000," katanya.ig/fa












