BONDOWOSO, BERITAKATA.id – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bondowoso membenarkan pasangan Bakal Calon Bupati (Bacabup) RA Hamid dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Tohari, merupakan paslon yang akan mereka usung pada Pilkada November 2024.
Hal itu ditegaskan oleh Ketua DPC PKB Bondowoso, Ahmad Dhafir, saat dikonfirmasi atas beredarnya flyer pasangan cabup-cawabup Bondowoso yang menggambarkan RA Hamid-Tohari (Ratoh) dengan logo PKB.
Abdul Hamid Wahid sendiri merupakan Lora (putra Kiai) dari Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo. Sedangkan Tohari sendiri adalah Sekretaris dari DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bondowoso.
“Itu benar dari PKB,” kata Dhafir pada Kamis (18/42024) malam.
Ia menjelaskan, lahirnya pasangan calon ini karena tak lepas dari hasil konsultasi para ulama. Dan hal ini sebagaimana jargon PKB, bahwa dari ulama untuk bangsa.
Adapun rekom dari DPP PKB sendiri, sebenarnya mekanismenya diawali dengan penjaringan. Yang selanjutnya, hasilnya akan diusulkan pada DPP PKB melalui DPW PKB.
Ia melanjutkan, untuk pasangan Ratoh ini pihaknya akan segera mengusulkan pada DPP PKB.
“Kalau itu kan teknis (pengusulan), yang penting sudah pasti DPC PKB Bondowoso akan mengusung Ra Hamid,” tegasnya.
Disinggung memilih Tohari sebagai Bacawabup, kata pria yang telah menjadi anggota legislatif sejak 1992 itu, pihaknya ingin PKB Bondowoso mengusung kadernya sendiri. Dan hal itu, telah disampaikan pada para ulama.
Dengan harapan, nantinya ada kader PKB baik di eksekutif maupun legislatif. Sehingga, nanti kebijakan yang diambil berpihak pada masyarakat.
“Karena bagaimanapun PKB ingin menempatkan kader di eksekutif, kami juga menempatkan kader legislatif,” ujarnya
Untuk informasi, DPC PKB Bondowoso menjadi partai dengan perolehan kursi terbanyak di parlemen. Yakni dengan jumlah 16 kursi pada Pileg Februari 2024 lalu. PKB tidak perlu berkoalisi dengan partai atau gabungan partai lain untuk mengusung calon. och/fa












