MALANG, BERITAKATA.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang terus menggencarkan kegiatan korve atau kerja bakti pembersihan fasilitas umum berupa halte secara rutin. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan fasilitas publik agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan halte tersebut diupayakan terlaksana secara berkala setiap seminggu sekali dengan upaya dijadwalkan setiap Senin. Kendati demikian, pelaksanaannya juga disesuaikan secara kondisional dengan situasi dan kesiapan di lapangan.
Sejumlah titik halte yang belum lama ini menjadi sasaran kegiatan korve meliputi kawasan Halte SMPN 5 Malang, Halte SMP Taman Siswa, halte di dekat SMPN 20 Malang, dan halte di Jalan Kertanegara. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan berbagai bentuk pemeliharaan, mulai dari menghapus coretan vandalisme menggunakan tiner, mengerok tempelan stiker serta poster, membersihkan sampah dan kotoran, hingga memperbaiki bangku halte yang rusak dengan pengelasan.
Widjaja menyoroti bahwa aksi vandalisme yang kerap merusak keindahan halte berkaitan dengan persoalan perilaku kelompok tertentu yang ingin mencari perhatian melalui fasilitas umum. Meski demikian, pihaknya memilih untuk terus konsisten menjalankan tugas pembersihan secara mandiri demi merawat fasilitas kota.
“Ya, inilah, ini kan mengenai perilaku toh, anak-anak remaja atau mereka-mereka yang tidak bertanggung jawab ingin eksis dalam tanda kutip, tetapi mereka eksis dengan menggunakan fasilitas umum, yaitu dalam hal ini halte. Ya, mudah-mudahan kita istilahnya kuat-kuatan aja. Kita tetap melakukan pembersihan saja, kan tugas kita,” ujar Widjaja pada Selasa (27/10/2026).
Widjaja juga mengungkapkan untuk pengecatan dilakukan secara selektif dengan menyesuaikan ketersediaan dan kecocokan cat yang ada. Hal ini karena kegiatan pemeliharaan ini dilakukan secara mandiri oleh instansinya.
“Kalau ngecatnya sih enggak (terlalu) juga, kita mengeruk-ngeruk yang ada tulisan-tulisan, kita kerok. Cat itu ya, kalau memang ada warnanya cocok, kita ganti, apa kita tumpangi cat itu, karena ini benar-benar mandiri,” tambahnya.
Melalui kegiatan korve yang berjalan secara konsisten ini, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan berharap kondisi fisik halte-halte di berbagai kawasan dapat terus terjaga, sehingga masyarakat merasa lebih nyaman dan terlindungi saat menunggu transportasi umum. (NP/ FAS)
Reporter: Nugraha Perdana












